4. Instrumen Verifikasi Kinerja Sekolah Calon Ssn 2010

download 4. Instrumen Verifikasi Kinerja Sekolah Calon Ssn 2010

of 45

  • date post

    30-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    194
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of 4. Instrumen Verifikasi Kinerja Sekolah Calon Ssn 2010

4

INSTRUMEN VERIFIKASI KINERJASEKOLAH

CALON SMP STANDAR NASIONAL (SSN)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONALDIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA JAKARTA, MEI 2010

Kata PengantarSebagaimana amanat UUSPN No 20 Tahun 2003, PP No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, PP No 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Kewenangan urusan Pendidikan, dan PP No 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan bahwa semua sekolah (SMP) harus memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Untuk itu, pemerintah sejak tahun 2003 telah melaksanakan pembinaan kepada sekolah-sekolah sesuai dengan kewenangannya untuk dikembangkan menjadi sekolah yang standar berdasarkan peraturan perundangan tersebut. Salah satu bentuk pembinaan tersebut adalah penetapan sekolah sebagai Sekolah Standar Nasional atau SSN. Diharapkan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota juga melaksanakan pembinaan kepada sekolah-sekolah di wilayahnya untuk pemenuhan SNP tersebut. Pembinaan dilakukan tetap mengacu kepada peraturan perundangan yang dikembangkan dan ditetapkan oleh pemerintah, demikian pula kebijakankebijakan pendidikan di daerah. Dalam upaya pengembangan yang berkelanjutan tentang pemenuhan SNP ini, pemerintah melakukan verifikasi bagi calon-calon SSN yang telah memenuhi kriteria awal yang ditetapkan. Selanjutnya sekolahsekolah yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan sebagai SSN akan dibina dalam kurun waktu tertentu untuk dijadikan contoh atau model di daerahnya sebagai sekolah yang standar. Pada saatnya nanti, sekolah tersebut mampu secara mandiri sebagai sekolah SSN serta dilajutkan pembinaannya oleh pemerintah daerah sesuai kewenangannya. Instrumen ini dikembangkan dalam upaya menjaring data dan lainnya di sekolah-sekolah sebagai calon SSN atas dasar SNP yang terlah ditetapkan dalam PP No 19 Tahun 2005. Untuk itu sangat diharapkan kerjasamanya semua pihak yang terkait dalam kerangka verifikasi calon SSN ini.Instrumen Verifikasi Calon SSN--- Dit.PSMP Ditjend Mandikdasmen....................................... Halaman 2

Atas segala kritikan dan masukan terhadap naskah ini dan kerjasamanya dalam verifikasi ini diucapkan banyak terima kasih. Jakarta, Mei 2010 Direktur Pembinaan SMP Ditjen Mandikdasmen-Kemendiknas Jakarta

Instrumen Verifikasi Calon SSN--- Dit.PSMP Ditjend Mandikdasmen.......................................

Halaman 3

1.

Nama sekolah*

: SMP NEGERI 4 PUPUAN

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Nomor Pokok Satuan Pendidikan (NPSP) Alamat Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No Telpon Sekolah E_mail

: 50101142 : Padangan : Pupuan : Tabanan : Bali : 036271676 : smpnegeri4_pupuan@yahoo.co.id

*. Apabila sekolah ada di wilayah (kabupaten/kota) Pemekaran ...sebutkan Nama Sekolah Lama.

Instrumen Verifikasi Calon SSN--- Dit.PSMP Ditjend Mandikdasmen.......................................

Halaman 4

KONDISI SEKOLAH CALON SMP SSN

PengantarInstrumen ini bersifat terbuka, dimana petugas diharapkan dapat menuliskan halhal pokok/esensial dalam pengelolaan dan penyelenggaraan sekolah, seperti: (1) informasi/data yang belum terjaring dari instrument yang ada, (2) peristiwa penting atau suatu kondisi yang berpengaruh dalam penyelenggaran pendidikan, (3) hambatan/kendala utama dalam penyelenggaraan, (4) peran stakeholder yang berpengaruh besar, (5) potret sekolah yang menonjol, (6) dan lainnya. Aspekaspek tersebut ditinjau dari sekolah secara keseluruhan dan atau lingkungan atau dapat ditinjau dari standar-standar nasional pendidikan. Penulisan dalam instrumen ini sekaligus sebagai pelaporan singat oleh petugas dalam melaksanakan verifikasi calon SMP SSN. NO. 1 STANDAR PENDIDIKAN Standar Isi PEMENUHAN SNP

2

Standar Proses

3

Standar Kompetensi Lulusan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Standar Sarana dan Prasarana Standar Pengelolaan Standar Pembiayaan

4

5

6

7

8

Standar Penilaian

9

Lainnya

Instrumen Verifikasi Calon SSN--- Dit.PSMP Ditjend Mandikdasmen.......................................

Halaman 5

NO.

STANDAR PENDIDIKAN

PEMENUHAN SNP

INSTRUMEN VERIFIKASI CALON SMP SSNRESPONDEN DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA

PengantarInstrumen ini ditujukan kepada pemerintah daerah tingkat I dan II, yaitu Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Hal ini didasarkan atas Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Kewenangan Pemerintah Pusat dan Daerah khususnya dalam bidang pendidikan. Di samping itu, juga atas dasar peraturan perundangan lain yang relevan dengan pembinaan/penyelenggaraan SSN, misalnya PP No 48 Tahun 2008 Tentang Pendanaan Pendidikan, PP No 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, PP No 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, dan peraturan-peraturan Mendiknas yang terkait dengan penyelenggaraan sekolah yang harus memenuhi SNP. Oleh karena itu, dalam instrumen ini yang akan diungkap secara kualitatif adalah sejauhmana peran masing-masing pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan sekolah potensial sebagai calon SSN dan ketika nantinya menjadi SSN, sesuai dengan kewenangan masing-masing. Secara substansi yang akan dikaji di lapangan ada enam (6) bidang pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan dasar, yaitu: kebijakan, pendanaan, kurikulum, tenaga pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, dan penjaminan atau pengendalian mutu. Petugas diharapkan dapat menggali informasi-informasi atau data dari enam bidang tersebut melalui wawancara atau dokumentasi kepada Dinas Pendidikn setempat, khususnya kepada kepala dinas/kepala bagian pembinaan SMP/lainnya dan sangat dimungkinkan dari unsur-unsur pemerintah daerah lainnya (Bappeda, Bupati/Wali Kota/Sekda/Anggota Dewan/dll), yang kesemuanya itu terkait dengan penyelenggaraan pendidikan dasar, khususnya calon SSN dan SSN di daerahnya.Instrumen Verifikasi Calon SSN--- Dit.PSMP Ditjend Mandikdasmen....................................... Halaman 6

PROVINSI KABUPATEN KOTA

:BALI : TABANAN : TABANAN

NO. 1

BIDANG PENDIDIKAN Kebijakan

KONDISI PERAN PEMERINTAH KAB/KOTA

2

Pendanaan pendidikan

3

Kurikulum

4

Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sarana dan prasarana

5

6

Penjaminan atau pengendalian mutu

Instrumen Verifikasi Calon SSN--- Dit.PSMP Ditjend Mandikdasmen.......................................

Halaman 7

Instrumen Verifikasi Calon SSN--- Dit.PSMP Ditjend Mandikdasmen.......................................

Halaman 8

INSTRUMEN VERIFIKASI KINERJA

CALON SMP-SEKOLAH STANDAR NASIONAL (SSN)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONALDIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PEMBINAAN SMP JAKARTA, TAHUN 2010

Instrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. PSMP - Ditjen Mandikdasmen

Halaman 9

I.

STANDAR ISI

A. KOMPONEN KERANGKA DASAR KURIKULUM 1.1)

Aspek Muatan Kurikulum

2)

Isi Kurikulum yang dilaksanakan sekolah terdiri dari aspek: a. 8-9 aspek c. 4-5 aspek b. 6-7 aspek d. < 4 aspek Dalam pengembangan/penyusunan kurikulum SNP terdapat panduan pelaksanaan muatan, dalam tahun terakhir yaitu memenuhi: a. 8 panduan muatan c. 4-5 panduan muatan b. 6-7 panduan muatan d. 2-3 panduan muatan Sub 2.1 )

4

4 8

Total

Aspek Prinsip Pengembangan Kurikulum

2)

Pengembangan KURIKULUM di sekolah dilaksanakan dengan prinsip/keharusan melibatkan: a. 8 pihak c. 2-4 pihak b. 5-7 pihak d. Dilaksanakan sendiri/tidak melibatkan Pengembangan KURIKULUM di sekolah dilaksanakan dengan berpedoman kepada: a. 5 pedoman c. 1-2 pedoman b. 3-4 pedoman d. Tidak berpedoman Prinsip-prinsip umum yang dipergunakan oleh sekolah dalam pengembangan KURIKULUM SNP antara lain: a. 7 prinsip c. 3-4 prinsip b. 5-6 prinsip d. 1-2 prinsip Ketersediaan referensi yang memuat prinsip-prinsip pengembangan KURIKULUM SNP di sekolah dalam tahun terakhir: a. 90-100 % c. 70-79 % b. 80-89 % d. < 70 % Tingkat keberhasilan kegiatan pengembangan KURIKULUM dalam tahun terakhir: a. 90-100 % c. 70-79 % b. 80-89 % d. < 70 % Sub Total

3

4 4

3)

4)

3

5)

317

3.1 )

Aspek Prinsip Pelaksanaan Kurikulum

KURIKULUM yang akan dilaksanakan/diimplementasikan dalam pembelajaran berdasarkan pada prinsip-prinsip umum: a. 7-8 prinsip c. 3-4 prinsip b. 5-6 prinsip d. 1-2 prinsip Ketersediaan referensi/pedoman/acuan/sumber daya umum untuk implementasi prinsip-prinsip pelaksanaan KURIKULUM di sekolah dalam tahun terakhir: a. 90-100 % c. 70-79 % b. 80-89 % d. < 70 % Sub Total

4

2)

3 7

B.

KOMPONEN STRUKTUR KURIKULUM PENDIDIKANInstrumen Supervisi, Monitoring, dan Evaluasi berdasarkan SNP oleh Dit. PSMP - Ditjen Mandikdasmen Halaman 10

1.1 ) 2)

Aspek Struktur Kurikulum

Isi/muatan dalam struktur KURIKULUM minimal adalah: a. 6-7 aspek c. 2-3 aspek b. 4-5 aspek d. 1 aspek Ketersediaan referensi umum sebagai panduan dalam pembuatan struktur KURIKULUM di sekolah dalam tahun terakhir: a. 90-100 % c. 70-79 % b. 80-89 % d. < 70 % Keterlaksanaan program muatan lokal di sekolah dalam tahun terakhir: a. 90-100 % c. 70-79 % b. 80-89 % d. < 70 % Keberadaan program pengembangan diri di sekolah bersifat ekstrakurikuler dalam tahun terakhir: a. 5 program c. 1-2 program b. 3-4 program d. Tidak ada Keberadaan program pengembangan diri di sekolah bersifat layanan konseling dalam tahun terakhir: a. 5 program c. 1-2 program b. 3-4 program d. Tidak ada Keterlaksanaan program pengembangan diri bersifat ekstrakurikuler di seko