39038091 Menguasai Server Side Juga Client Side Programming

of 30

  • date post

    13-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    264
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of 39038091 Menguasai Server Side Juga Client Side Programming

Menguasai Server Side juga Client Side ProgrammingSetelah 3 tahun bercinta dengan web programming akhirnya saya menyadari bahwa untuk benar benar bisa menjadi programmer web yang baik harus bisa menguasai 2 sisi pemrograman, yaitu client side dan server side, keduanya tidak bisa di pisahkan, Teknologi yang digunakan dalam pemrograman web dibagi menjadi dua yaitu server side dan client side. Pada server side, perintah-perintah program dijalankan di server dan dikirimkan ke browser sudah dalam bentuk HTML. Sedangkan client side, proses akan dilakukan di web browser. Biasanya client side digunakan untuk hal-hal yang membutuhkan interaksi user tetapi data yang ditampilkan tetap dan seragam. Aplikasi web berjalan pada protokol HTTP, dan semua protokol di internet selalu melibatkan antara server dan client. Ketika seseorang mengetikkan suatu alamat di browser, maka browser akan mengirimkan perintah tersebut ke web server. Jika yang diminta oleh client adalah file yang mengandung perintah server side maka server web akan menjalankan dahulu program tersebut lalu mengirimkannya kembali ke browser dalam bentuk HTML sehingga dapat diterjemahkan oleh browser. Sedangkan jika yang diminta oleh client adalah file yang mengandung file client side maka oleh server file tersebut akan langsung dikirimkan ke browser. kenapa saya harus menguasai dua2 nya, sedangkan saya bisa membuat web dengan salah satunya? untuk server side programming seperti php dan asp, memang terkenal handal, apalagi php saya dapat merasakannya sendiri, betapa hebatnya bahasa yang satu ini, untuk penggunaan database gak perlu di tanya lagi, sangat powerfull, dan masih banyak lagi yang bisa di lakukannya.. namun tidak semua layanan efektive menggunakan server side saja, contohnya anda ingin membuat content yang realtime update seperti bursa saham contohnya, gak mungkin anda pake php atau asp yang berbasis server side untuk menampilkan data yang up to date itu, karena kita tau bahasa tersebut berjalan/ dieksekusi pada saat page load, dan membutuhkan proses lagi di server baru kemudian di kirimkan ke browser, sbenarnya bisa saja dilakukan tapi gak lucu kalo kita harus membuat web browser refresh tiap detiknnya, karena akan memakan waktu dan tidak efektif kita tau kehandalan java script sejak kemunculannya hingga saat ini, kita dapat membuat applikasi yang berjalan di browser tanpa harus mlakukan load page ketika harus melakukan suatu proses, beberapa contoh yang sering di gunakan seperti menu rollover, pop up menu dan animasi animasi web, kebanyakan menggunakan java sebagai client side programming, dan layanan yang saya pakai untuk menuliskan posting ini pun menggunakannya, dengan tampilan mirip notepad he he he, pokoknya untuk applikasi web java scrip top bgt..

jadi anda bisa bayangkan kalau anda hanya menguasai salah satunya, pasti kreatifitas anda akan sangat terbatas, dan hasil web yang anda bikin pasti sangat tidak atraktif, walaupun mungkin content nya powerfull, saya jamin.. Apalagi sekarang kitau tau ada yang namanya AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) yang teknologinya banyak di terapkan pada web versi 2.0 saat ini untuk review ajax, tunggu posting berikutnya ya

Follow this blog

Server Side Programming

Pada server-side programming, perintah-perintah program (script) dijalankan di web server, kemudian hasilnya dikirim ke browser dengan format HTML. Program web yang tergolong dalam server-side programming adalah CGI/Perl, ASP (Active Server Page), PHP, CFM (Coldfussion), JSP (Java Script Page) dan lainnya. Teknologi-teknologi server-side programming memang mempunyai kelemahan dan kelebihan, namun semua dari program server-side programming mempunyai persamaan yaitu kontrol. Artinya hanya server yang dikontrol oleh pengembang web tentang bagaimana program pada sisi server seharusnya berjalan. Yang paling penting dan perlu dipertimbangkan dalam server-side programming ini adalah isu tentang kecepatan dalam melayani banyak user. Sebagai contoh, form login yang biasanya ditampilkan untuk validasi user. Validasi akan dikirimkan ke server dan kemudian dicocokkan dengan basisdata di server, kemudian server akan mengirim balik informasi tersebut apakah valid atau tidak

Dalam pemrograman berbasis web ini, didalamnya adalah berupa script-script, baik pemrograman client maupun pemrograman server, dengan dalam bentuk script ini lebih mendekati atau dapat dikatakan pemrograman yang berasosiasi dengan halaman web. Server-side scripting yang banyak dalam pemrograman web adalah PHP, ASP dari Microsoft, JSP dari SUN, Coldfusion dan lainnya.

Menguasai Server Side juga Client Side ProgrammingSetelah 3 tahun bercinta dengan web programming akhirnya saya menyadari bahwa untuk benar benar bisa menjadi programmer web yang baik harus bisa menguasai 2 sisi pemrograman, yaitu client side dan server side, keduanya tidak bisa di pisahkan, Teknologi yang digunakan dalam pemrograman web dibagi menjadi dua yaitu server side dan client side. Pada server side, perintah-perintah program dijalankan di server dan dikirimkan ke browser sudah dalam bentuk HTML. Sedangkan client side, proses akan dilakukan di web

browser. Biasanya client side digunakan untuk hal-hal yang membutuhkan interaksi user tetapi data yang ditampilkan tetap dan seragam. Aplikasi web berjalan pada protokol HTTP, dan semua protokol di internet selalu melibatkan antara server dan client. Ketika seseorang mengetikkan suatu alamat di browser, maka browser akan mengirimkan perintah tersebut ke web server. Jika yang diminta oleh client adalah file yang mengandung perintah server side maka server web akan menjalankan dahulu program tersebut lalu mengirimkannya kembali ke browser dalam bentuk HTML sehingga dapat diterjemahkan oleh browser. Sedangkan jika yang diminta oleh client adalah file yang mengandung file client side maka oleh server file tersebut akan langsung dikirimkan ke browser. kenapa saya harus menguasai dua2 nya, sedangkan saya bisa membuat web dengan salah satunya? untuk server side programming seperti php dan asp, memang terkenal handal, apalagi php saya dapat merasakannya sendiri, betapa hebatnya bahasa yang satu ini, untuk penggunaan database gak perlu di tanya lagi, sangat powerfull, dan masih banyak lagi yang bisa di lakukannya.. namun tidak semua layanan efektive menggunakan server side saja, contohnya anda ingin membuat content yang realtime update seperti bursa saham contohnya, gak mungkin anda pake php atau asp yang berbasis server side untuk menampilkan data yang up to date itu, karena kita tau bahasa tersebut berjalan/ dieksekusi pada saat page load, dan membutuhkan proses lagi di server baru kemudian di kirimkan ke browser, sbenarnya bisa saja dilakukan tapi gak lucu kalo kita harus membuat web browser refresh tiap detiknnya, karena akan memakan waktu dan tidak efektif kita tau kehandalan java script sejak kemunculannya hingga saat ini, kita dapat membuat applikasi yang berjalan di browser tanpa harus mlakukan load page ketika harus melakukan suatu proses, beberapa contoh yang sering di gunakan seperti menu rollover, pop up menu dan animasi animasi web, kebanyakan menggunakan java sebagai client side programming, dan layanan yang saya pakai untuk menuliskan posting ini pun menggunakannya, dengan tampilan mirip notepad he he he, pokoknya untuk applikasi web java scrip top bgt.. jadi anda bisa bayangkan kalau anda hanya menguasai salah satunya, pasti kreatifitas anda akan sangat terbatas, dan hasil web yang anda bikin pasti sangat tidak atraktif, walaupun mungkin content nya powerfull, saya jamin.. Apalagi sekarang kitau tau ada yang namanya AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) yang teknologinya banyak di terapkan pada web versi 2.0 saat ini untuk review ajax, tunggu posting berikutnya yaSERVER SIDE A. Konsep Multi-Tier Application Multi tier application adalah aplikasi yang dibagi menjadi beberapa bagian yang menjalankan fungsi masing-masing. Secara umum, ada tiga bagian utama dari multi tier application: Client side presentation

Server side business logic Backend storage Client Side Presentation Client side presentation mengatur bagaimana aplikasi berinteraksi dengan user. Yang dimaksud dengan interaksi antara lain adalah: bagaimana data ditampilkan, bagaimana fungsi dan fitur aplikasi ditampilkan. Dalam aplikasi berbasis web, client side presentation dibuat dengan bahasa HTML, CSS, dan JavaScript. Beberapa tool yang digunakan untuk membuat client side presentation diantaranya Microsoft Frontpage, Macromedia Dreamweaver, dan sebagainya. Client side presentation berbasis web contohnya adalah tampilan aplikasi email yang kita buka dengan browser. Server Side Business Logic Server side business logic, sering disebut juga middle tier, adalah bagian yang bertanggung jawab atas cara kerja aplikasi. Di dalamnya kita mengatur bagaimana fungsi dan fitur aplikasi dapat bekerja dengan baik. Dalam aplikasi berbasis web, ada beberapa alternatif yang dapat digunakan, ditentukan oleh jenis platiform yang digunakan. Alternatif ini akan dijelaskan lebih detail pada bagian selanjutnya. Back End Storage Bagian ini mengatur cara penyimpanan data. Penyimpanan data merupakan materi yang cukup kompleks dalam pembangunan aplikasi. Karena kecepatan, keutuhan, dan keamanan data merupakan faktor kritis dalam aplikasi. Ada banyak solusi database yang tersedia di pasaran. Pada umumnya, database yang digunakan bertipe relasional (Relational Database Management System RDBMS). Manajemen data dilakukan dengan bahasa SQL (Standard Query Language). B. Perbedaan Web Based Programming dengan Sistem Programming Pembuatan aplikasi berbasis web berbeda dengan pembuatan aplikasi berbasis windows (visual programming), misalnya Visual Basic, Delphi, atau KDevelop. Dalam visual programming, kita meningkatkan kecepatan dan kinerja aplikasi dengan mengoptimasi penggunaan memori, manajemen proses, dan pengaturan Input-Output. Pada pemrograman berbasis web, faktor yang menentu