3.7 Proses kerja Penata Cahaya - repository.bsi.ac.id€¦ · 3.7 Proses kerja Penata Cahaya Dalam...

of 51/51
244 3.7 Proses kerja Penata Cahaya Dalam Program Drama Televisi “takdirini, penulis dipercaya oleh tim sebagai penata cahaya . penata cahaya merupakan seorang yang bertanggung jawab atas semua tata letak cahaya untuk gambar yang akan diambil. Menurut Hidajanto (2014:157) penatacahayaan sangat penting dalam produksi televisi, terutama produksi dalam studio, penatacahayaan dalam studio (indoor) dalam satu ruangan diperlukan untuk menghasilkan gambar yang memenuhi syarat kelihatan (visibility), kejelasan (clarity) objek ataupun estetika. Dengan kata lain, bahwa tanpa pencahayaan yang memadai,gambar akan nampak menempel pada dinding latar belakang, muncul bayangan pada daerah wajah,dan sebagainya Menurut Purba (2013:54) penatacahayaan dalam konteks pembuatan paket produksiacara televisi atau semacamnya tata cahaya adalah suatu kegiatan dan merencanakan pengaturan cahaya cahaya yang berasal dari beberapa sumber sumber terhadap orang orang atau suatu dekorasi dan hal lain sehingga merupakan satu kesatuan yang mendukung dan memenuhi persyaratan tekhnis, artistik, dan dramatik. Sedang kan penulis menyimpulkan bahwa penata cahaya adalah seseorang yang mengatur cahaya dengan mempergunakan Peralatan pencahayaan agar kamera mampu melihat objek dengan jelas , serta menciptakan efek yang membuat penonton mendapatkan kesan adanya jarak, ruang, waktu dan suasana dari suatu peristiwa yang di tunjukan. Tugas utama penata cahaya adalah merencanakan sekaligus memainkan pencahayaan pada saat pementasan / shooting berjalan sehingga pencahayaan mendukung penciptaan latar suasana panggung / hasil visual. Jelas bahwa penata caha perlu berkoordinasi dengan penata kameramen maupun artistik. Seorang penata cahaya harus memiliki pengetahuan memadai dalam hal mixer cahaya.
  • date post

    06-Oct-2020
  • Category

    Documents

  • view

    10
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of 3.7 Proses kerja Penata Cahaya - repository.bsi.ac.id€¦ · 3.7 Proses kerja Penata Cahaya Dalam...

  • 244

    3.7 Proses kerja Penata Cahaya

    Dalam Program Drama Televisi “takdir” ini, penulis dipercaya oleh

    tim sebagai penata cahaya . penata cahaya merupakan seorang yang

    bertanggung jawab atas semua tata letak cahaya untuk gambar yang

    akan diambil.

    Menurut Hidajanto (2014:157) penatacahayaan sangat penting dalam

    produksi televisi, terutama produksi dalam studio, penatacahayaan

    dalam studio (indoor) dalam satu ruangan diperlukan untuk

    menghasilkan gambar yang memenuhi syarat kelihatan (visibility),

    kejelasan (clarity) objek ataupun estetika. Dengan kata lain, bahwa

    tanpa pencahayaan yang memadai,gambar akan nampak menempel

    pada dinding latar belakang, muncul bayangan pada daerah wajah,dan

    sebagainya

    Menurut Purba (2013:54) penatacahayaan dalam konteks

    pembuatan paket produksiacara televisi atau semacamnya tata cahaya

    adalah suatu kegiatan dan merencanakan pengaturan cahaya – cahaya

    yang berasal dari beberapa sumber – sumber terhadap orang orang atau

    suatu dekorasi dan hal lain sehingga merupakan satu – kesatuan yang

    mendukung dan memenuhi persyaratan tekhnis, artistik, dan dramatik.

    Sedang kan penulis menyimpulkan bahwa penata cahaya adalah

    seseorang yang mengatur cahaya dengan mempergunakan Peralatan

    pencahayaan agar kamera mampu melihat objek dengan jelas , serta

    menciptakan efek yang membuat penonton mendapatkan kesan adanya

    jarak, ruang, waktu dan suasana dari suatu peristiwa yang di tunjukan.

    Tugas utama penata cahaya adalah merencanakan sekaligus

    memainkan pencahayaan pada saat pementasan / shooting berjalan

    sehingga pencahayaan mendukung penciptaan latar suasana panggung /

    hasil visual. Jelas bahwa penata caha perlu berkoordinasi dengan penata

    kameramen maupun artistik. Seorang penata cahaya harus memiliki

    pengetahuan memadai dalam hal mixer cahaya.

  • 245

    3.7.1. Pra produksi

    Menurut Kusumawati, dkk (2015:38) mengemukakan bahwa:

    “Ditahap pra produksi ini penata cahaya memahami dan mendalami

    naskah yang akan diproduksikan, mengadakan rapat dengan produser

    dan sutradara untuk menyatukan persepsi dan mengetahui apa

    keinginan dari produser dan sutradara. Tidak lupa membuat konsep

    pencahayaan dan blocking lighting yang tepat sesuai dengan yang

    tertera pada naskah, melakukan hunting lokasi untuk mendapatkan

    gambaran penempatan pencahayaan yang tepat dan mendata keperluan

    peralatan teknis yang dibutuhkan pada saat produksi.

    Menurut Supriyadi, dkk (2014:89) penata cahaya mulai

    merancang dan menetapkan lalu menyiapkan lampu yang akan

    digunakan, terkait dengan karakter lampu, penempatan serta daya

    lampu.

    Berdasarkan kutipan diatas, Pada proses pra produksi ini penata

    cahaya bertugas untuk bekerja dengan sutradara dan kameramen untuk

    mempelajari naskah di setiap shot dan scene untuk meletakan letak

    cahaya atau lightingnya yang disebut blocking lighting.

    Dengan melakukan riset di lokasi syuting.selanjutnya penata

    cahaya mulai mempersiapkan alat-alat lighting. penata cahaya mulai

    mencari peralatan lighting di tempat tempat perentalan alat alat. setelah

    menemukan tempat rental, penata cahaya mencatat dan memilih apa saja

    yang dibutuh kan

    Penulis bertugas sebagai penata cahaya, dan pada pra produksi

    penulis melakukan beberapa persiapan–persiapan yang akan dilakukan

    agar pada saat produksi tidak terjadi kesalahan–kesalahan. Tak lupa

    penulis terus mencari tau cara menjadi seorang penata cahaya yang baik,

    agar hasil karya yang dibuat memuaskan.

  • 246

    3.7.2. Produksi

    Saat sesampainya dilokasi, seorang penata cahaya harus cepat

    membaca situasi untuk melakukan strategi pengambilan cahaya yang

    sesuai dengan kondisi yang ada

    Menurut Purba (2013:57) tujuan, fungsi, dan sasaran adalah

    mendapatkan gambar yang menarik dan mendukung suatu produksi

    visualisai dari naskah cerita atau musik, untuk memenuhi keperluan

    sistem peralatan teknis supaya kamera dapat menghasilkan gambar,

    menyinari scene sehingga menghasilkan gambar yang mudah di pahami

    dan dapat dilihat tanpa menyulitkan mata manusia

    Berdasarakan kutipan diatas penulis menyimpulkan bahwa

    seorang penata cahaya harus dapat mengoperasikan peralatan lighting

    yang dibutuhkan dengan sebaik-baiknya dan juga menempatkan lighting

    pada posisi blocking yang telah dibuat. Penulis juga tidak lupa

    melakukan komunikasi dengan crew teknis yang lainnya agar tidak ada

    kesalah pahaman pada saat produksi.

    3.7.3. Pasca Produksi

    “Pemeriksaan ulang hasil gambar untuk melihat penataan cahaya

    yang telah diproduksi, menganalisa hasil akhir gambar, dan mendata

    kekurangan dari gambar yang telah diambil serta mengevaluasi hasil

    akhir gambar.” Kusumawati, dkk( 2015:39).

    Pada tahap pasca produksi tidak banyak hal yang dapat dilakukan

    oleh seorang penata cahaya pada tahap ini selain melihat hasil gambar

    bersama soerang editor serta menganalisa dan mengevaluasi juga

    mendata apa saja yang menjadi kekurangan pencahayaan pada gambar

    yang telah diambil.

  • 247

    3.7.4 Peran dan Tanggung Jawab penata cahaya

    Pra Produksi

    Dalam pra produksi drama televisi “Takdir” Peran dan tanggung

    jawab penulis menyiapkan lighting dan beberapa alat lainnya seperti

    sterofoam untung bouncing, penulis juga mengatur penempatan

    pencahayaan yang tepat agar tidak mengganggu pergerakan pemain,

    serta mengatur cahaya agar terlihat seperti warna aslinya. Dan tidak lupa

    penulis bersama sutradara berdiskusi untuk mempelajari naskah

    kemudian menentukan warna cahaya apa yang ingin dipakai dalam

    proses pembuatan drama televisi dan juga penata cahaya perlu

    mengetahui keinginan atau interpretasi sutradara untuk hasil cahaya

    yang lebih baik.

    Penulis bertugas sebagai penata cahaya, dan pada pra produksi

    penulis melakukan beberapa persiapan–persiapan yang akan dilakukan

    agar pada saat produksi tidak terjadi kesalahan–kesalahan. Tak lupa

    penulis terus mencari tau cara menjadi seorang penata cahaya yang baik,

    agar hasil karya yang dibuat memuaskan.

    Produksi

    Dalam produksi drama televisi “Destiny” penulis memaksimalkan

    cahaya yang ada pada suatu ruangan dengan menggunakan prinsip dasar

    lighting yaitu Key light, Fill light, dan Back light. Selain itu penulis juga

    menggunakan tekhnik bouncing cahaya. Apabila masih ada yang

    terlihat gelap atau kurang cahaya, penulis akan menggunakan lampu

  • 248

    tambahan agar cahaya terlihat sempurna dikamera dan sesuai apa yang

    diinginkan oleh sutradara.

    Menurut Supriyadi (2014:82) Lighting Director bertanggung

    jawab atas pencahayaan, diantaranya penentuan jenis lighting dan posisi

    penetapannya

    Pasca Produksi

    Kusumawati, dkk (2015:39) Pemeriksaan ulang hasil gambar

    untuk melihat penataan cahaya yang telah diproduksi, menganalisa hasil

    akhir gambar, dan mendata kekurangan dari gambar yang telah diambil

    serta mengevaluasi hasil akhir gambar.

    Dalam pasca produksi drama televisi “Desitny” penulis mereview

    hasil gambar untuk melihat penataan cahaya yang telah diproduksi,

    menganalisa hasil akhir gambar, dan mendata kekurangan dari gambar

    yang telah diambil serta mengevaluasi hasil akhir gambar

    Tak lupa seorang penata cahaya harus mengecek keutuhan alat,

    karena penulis untuk kesediaan alatnya masih sewa, jadi apabila ada

    kerusakan dan lain sebagainya bias dicari solusinya.

    Dalam pasca produksi drama televisi “Takdri” penulis mereview

    hasil gambar untuk melihat penataan cahaya yang telah diproduksi,

    menganalisa hasil akhir gambar, dan mendata kekurangan dari gambar

    yang telah diambil serta mengevaluasi hasil akhir gambar

  • 249

    3.7.5 Proses Penciptaan Karya

    A. konsep kreatif

    Pada film ini penulis memiliki konsep sesuai akan membuat

    cahaya sedemikian rupa agar terlihat terang dan jernih di kamera karena

    banyak adegan yang di ambil di dalam ruangan kamar yang diantaranya

    hanya beberapa kurangnya cahaya matahari dari jendela , Seperti scene

    kamar doni. Untuk scene yang di ruang minim cahaya matahari akan ada

    perbedaan dari segi penataan lampu dengan menggunakan tekhnik

    bouncing. dikarenakan pada scene ini memerlukan cahaya natural

    sedangkan ruangan sangat gelap karena tidak adanya cahaya masuk dari

    luar, dan cameramen akan melakukan detail take sehingga penulis harus

    menghindari dari bocornya alat2 dan high light oleh karena itu penulis

    akan mengganti key light dengan LED dan mengganti fill dan backlight

    menggunakan kino flo dengan tetap memperhatikan warna yang di

    inginkan.

    B. konsep produksi

    Konsep produksi pada pembuatan drama televisi “Takdir” konsep

    warna cahaya yang diinginkan sutradara adalah bersifat natural namun

    tetap menambahkan cahaya pendukung untuk lebih mendramatisir pada

    saat adegan tertentu.

  • 250

    Menurut Purba (2013:54) dalam tata cahaya, ada tiga prinsip dasar

    lighting :

    1. Back Light : Cahaya dari belakang subjek dengan arahkamera dan diatur hingga jatuh pada kepala dan bahu

    pada subjek, penyinaran ini membentuk garis tepi pada

    subjek ( rim ) yang memisahkan pada latar belakang dan

    untuk menambah ketajaman yang nyata dengan

    memberikan kontras sehingga tampak kesan tiga dimensi

    2. Key Light : Penyinaran terarah yag utama yang jatuh pada subjek menghasilkan bayangan kuat,memberikan

    tekanan segi yang menarik dari wajah artis dan

    membentuk dimensi pada kepala dan wajah.

    3. Fill Light : Cahaya yang digunakan untuk melunakan bayangan yang dihasilkan oleh lampu key light ataupun

    lampu lainnya

    C. konsep teknis

    Konsep teknis pada pembuatan drama televisi “Takdir” penulis

    menggunakan lampu kinoflo, Led light, redhead. Kenapa penulis

    memilih lampu kinoflo karena lampu kinoflo lebih menyebar cahayanya

    dan merata. penulis menggunakan lampu redhead di waktu tertentu

    terutama untung scene sidang seperti yang penulis di perkirakan.

    Karena adegan banyak di lakukan di indoor penulis juga menggunakan

    tambahan cahaya selain lampu kinoflo dengan menggunakan lampu

    LED untuk di ruangan gelap,selain itu lampu LED juga membantu untuk

    adegan adegan yang membutuhkan cahaya yang minim ketika scene

    tidak memerlukan cahaya yang tidak terlalu melebar. Dan khusus untuk

  • 251

    scene ruangan sidang penulis menggunakan redhead untuk backlight

    karena sutradara menginginkan konsep lampu sorot.

    3.7.6 Kendala Produksi Dan Solusinya

    Dalam malakukan proses pengambilan gambar, ada beberapa hal

    yang menjadi kendala bagi penulis dan crew akan tetapi semua itu dapat

    diatasi karna adanya kerja sama dan bantuan dari sesama crew.

    A. Dalam produksi drama “takdri” penulis mengalami beberapa kendala

    seperti di scene depan kantor handi, dimana kurangnya lighting yang

    membuat gambar gelap. solusinya penata cahaya meminta untuk

    menyalakan semua lampu di tempat lokasi pengambilan

    gambar.dikarenakan lampu di gedung gedung pada saat itu mati

    penata cahaya menggunakan cahaya buatan tambahan dari lampu

    gedung untuk membantu penerangan.

    B. Perbedaan pendapat antara sutradara dan penulis naskah di lokasi

    shooting membuat penata cahaya kebingungan untuk menuruti

    keinginan siapa, akan tetapi Solusinya penata cahaya selalu memberi

    masukan shot yang sesuai dengan film.

  • 252

    3.7.7. Lembar Kerja penata cahaya

    Konsep penata cahaya

    Pada pembuatan drama televisi “Takdir” penulis melakukan

    tugasnya dari tahap pra produksi yaitu mulai dari membedah naskah

    sampai di akhiri dengan membuat blocking lighting. Tidak lupa penulis

    berdiskusi dengan produser, sutradara, dan penata kamera untuk

    menentukan warna cahaya apa yang nantinya akan digunakan, dan

    penulis juga berdiskusi untuk mengatur tentang tata letak posisi lighting

    dan equipment yang akan digunakan pada saat proses shooting nantinya.

    Pada tahap produksi, penulis sebagai penata cahaya menyiapkan

    equipment lighting yang telah disepakati bersama pada tahap pra

    produksi kemudian mengatur tata letak lighting sesuai dengan apa yang

    telah dikonsepkan pada saat pra produksi bersama produser, sutradara,

    dan penata kamera.

    Pada tahap terakhir yaitu bagian tahap pasca produksi, tidak

    banyak hal yang dapat dilakukan oleh penulis. Hal-hal yang dapat

    dilakukan penulis pada saat pasca produksi hanya melihat kembali hasil

    gambar yang telah masuk proses editing kemudian mengevaluasi bagian

    mana saja yang mengalami masalah dalam proses pengambilan gambar

    pada saat produksi.

    Ketiga tahap tersebut berjalan dengan sangat baik karena adanya

    bantuan sesama tim yang begitu solid sehingga terciptalah hasil yang

    begitu memuaskan untuk semua tim.

  • 253

    LIGHTING SHEET

    Production Company : Octo Production Producer : Nurul Faudziah

    Project Title : Takdir Director : Sri Rizky

    Durasi : 20 Menit Penata Cahaya : Andri Ahmad Fauzi

    Tabel III. 19

    No Scene Shot Key Light Back Light Fill Light Notes

    1 1 1 1 LED 2 redhead 2 kino flo Semua cahaya rumah di matikan

    2 2 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    3 3 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    4 4 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    5 5 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    6 6 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    7 7 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    8 8 1 LED 2 redhead 2 kino flo

  • 254

    9 9 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    10 10 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    11 11 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    12 2 1 2 LED 2 kino flo

    13 2 2 LED 2 kino flo

    14 3 2 LED 2 kino flo

    15 4 2 LED 2 kino flo

    16 5 2 LED 2 kino flo

    17 3 1 2 LED 2 kino flo Semua dim cahaya dimaksimalkan

    18 2 2 LED 2 kino flo

    19 3 2 LED 2 kino flo

    20 4 2 LED 2 kino flo

  • 255

    21 5 2 LED 2 kino flo

    22 6 2 LED 2 kino flo

    23 7 2 LED 2 kino flo

    24 4 1 1 LED - -

    25 2 1 LED - -

    26 3 1 LED - -

    27 4 1 LED - -

    28 5 1 LED - -

    29 6 1 LED - -

    30 7 1 LED - -

  • 256

    31 8 1 LED - -

    32 9 1 LED - -

    33 10 1 LED - -

    34 5 1 2 LED - 2 kino flo

    35 2 2 LED - 2 kino flo

    36 3 2 LED - 2 kino flo

    37 4 2 LED - 2 kino flo

    38 5 2 LED - 2 kino flo

    39 6 2 LED - 2 kino flo

  • 257

    40 7 2 LED - 2 kino flo

    41 8 2 LED - 2 kino flo

    42 9 2 LED - 2 kino flo

    43 10 2 LED - 2 kino flo

    44 11 2 LED - 2 kino flo

    45 12 2 LED - 2 kino flo

    46 13 2 LED - 2 kino flo

    47 14 2 LED - 2 kino flo

    48 15 2 LED - 2 kino flo

  • 258

    49 16 2 LED - 2 kino flo

    50 17 2 LED - 2 kino flo

    51 6 1 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    52 2 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    53 3 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    54 7 1 2 LED - 1 kino flo

    55 2 2 LED - 1 kino flo

    56 3 2 LED - 1 kino flo

    57 4 2 LED - 1 kino flo

  • 259

    58 8 1 2 LED - 1 kino flo

    59 2 2 LED - 1 kino flo

    60 3 2 LED - 1 kino flo

    61 4 2 LED - 1 kino flo

    62 5 2 LED - 1 kino flo

    63 6 2 LED - 1 kino flo

    64 7 2 LED - 1 kino flo

    65 8 2 LED - 1 kino flo

    66 9 2 LED - 1 kino flo

  • 260

    67 10 2 LED - 1 kino flo

    68 11 2 LED - 1 kino flo

    69 12 2 LED - 1 kino flo

    70 13 2 LED - 1 kino flo

    71 14 2 LED - 1 kino flo

    72 15 2 LED - 1 kino flo

    73 16 2 LED - 1 kino flo

    74 9 1 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    75 2 1 LED 2 redhead 2 kino flo

  • 261

    76 3 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    77 4 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    78 5 1 LED 2 redhead 2 kino flo

    79 10 1 2 LED - 1 kino flo

    80 2 2 LED - 1 kino flo

    81 3 2 LED - 1 kino flo

    82 4 2 LED - 1 kino flo

    83 5 2 LED - 1 kino flo

    84 6 2 LED - 1 kino flo

  • 262

    88 7 2 LED - 1 kino flo

    89 8 2 LED - 1 kino flo

    90 9 2 LED - 1 kino flo

    91 10 2 LED - 1 kino flo

    92 11 2 LED - 1 kino flo

    93 12 2 LED - 1 kino flo

    94 13 2 LED - 1 kino flo

    95 11 1 2 LED - 2 kino flo

    96 2 2 LED - 2 kino flo

  • 263

    97 3 2 LED - 2 kino flo

    98 4 2 LED - 2 kino flo

    99 5 2 LED - 2 kino flo

    100 6 2 LED - 2 kino flo

    101 7 2 LED - 2 kino flo

    102 8 2 LED - 2 kino flo

    103 9 2 LED - 2 kino flo

    104 10 2 LED - 2 kino flo

    105 11 2 LED - 2 kino flo

  • 264

    106 12 2 LED - 2 kino flo

    107 13 2 LED - 2 kino flo

    108 14 2 LED - 2 kino flo

    109 15 2 LED - 2 kino flo

    110 16 2 LED - 2 kino flo

    111 17 2 LED - 2 kino flo

    112 18 2 LED - 2 kino flo

    113 19 2 LED - 2 kino flo

    114 20 2 LED - 2 kino flo

  • 265

    115 21 2 LED - 2 kino flo

    116 22 2 LED - 2 kino flo

    117 12 1 2 LED - 2 kino flo

    118 2 2 LED - 2 kino flo

    119 13 1 2 LED - 1 kino flo

    120 2 2 LED - 1 kino flo

    121 3 2 LED - 1 kino flo

    122 4 2 LED - 1 kino flo

    123 5 2 LED - 1 kino flo

  • 266

    124 6 2 LED - 1 kino flo

    125 14 1 2 LED - 2 kino flo

    126 2 2 LED - 2 kino flo

    127 3 2 LED - 2 kino flo

    128 4 2 LED - 2 kino flo

    130 5 2 LED - 2 kino flo

    131 6 2 LED - 2 kino flo

    132 7 2 LED - 2 kino flo

    133 8 2 LED - 2 kino flo

  • 267

    134 9 2 LED - 2 kino flo

    135 10 2 LED - 2 kino flo

    136 15 1 2 LED - 2 kino flo

    137 2 2 LED - 2 kino flo

    138 3 2 LED - 2 kino flo

    139 4 2 LED - 2 kino flo

    140 5 2 LED - 2 kino flo

    141 6 2 LED - 2 kino flo

    142 7 2 LED - 2 kino flo

  • 268

    143 8 2 LED - 2 kino flo

    144 9 2 LED - 2 kino flo

    145 10 2 LED - 2 kino flo

    146 11 2 LED - 2 kino flo

    147 12 2 LED - 2 kino flo

    148 13 2 LED - 2 kino flo

    149 14 2 LED - 2 kino flo

    150 15 2 LED - 2 kino flo

    151 16 2 LED - 2 kino flo

  • 269

    152 16 1 1 LED - 1 LED

    153 2 1 LED - 1 LED

    154 3 1 LED - 1 LED

    155 4 1 LED - 1 LED

    156 5 1 LED - 1 LED

    157 6 1 LED - 1 LED

    158 7 1 LED - 1 LED

    159 8 1 LED - 1 LED

    160 9 1 LED - 1 LED

  • 270

    161 17 1 1 LED - 1 LED Dimmer LED diubah menjadi kuning

    162 2 1 LED - 1 LED

    163 3 1 LED - 1 LED

    164 4 1 LED - 1 LED

    165 5 1 LED - 1 LED

    166 6 1 LED - 1 LED

    167 7 1 LED - 1 LED

    168 8 1 LED - 1 LED

    169 9 1 LED - 1 LED

  • 271

    170 10 1 LED - 1 LED

    171 11 1 LED - 1 LED

    172 12 1 LED - 1 LED

    173 13 1 LED - 1 LED

    174 14 1 LED - 1 LED

    175 15 1 LED - 1 LED

    176 16 1 LED - 1 LED

    177 17 1 LED - 1 LED

    178 18 1 LED - 1 LED

  • 272

    179 18 1 2 LED - 2 kino flo

    180 2 2 LED - 2 kino flo

    181 19 1 1 LED - 1 LED

    182 2 1 LED - 1 LED

    183 3 1 LED - 1 LED

    184 4 1 LED - 1 LED

    185 20 1 2 LED - 2 kino flo

    186 21 1 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    187 2 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

  • 273

    188 3 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    189 4 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    190 22 1 2 LED - 1 kino flo

    191 2 2 LED - 1 kino flo

    192 23 1 1 LED 1 kino flo - 1 kino 1 LED

    193 2 1 LED 1 kino flo - 1 kino 1 LED

    194 24 1 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    195 2 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    196 3 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

  • 274

    197 4 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    198 5 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    199 6 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    200 7 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    201 8 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    202 9 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    203 10 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    204 11 2 LED 1 kino flo 1 kino flo

    205 25 1 - - -

  • 275

    206 26 1 1 kino flo 1 LED - 1 kino flo

    207 2 1 kino flo 1 LED - 1 kino flo

    208 3 1 kino flo 1 LED - 1 kino flo

    209 4 1 kino flo 1 LED - 1 kino flo

    210 5 1 kino flo 1 LED - 1 kino flo

    211 6 1 kino flo 1 LED - 1 kino flo

    212 7 1 kino flo 1 LED - 1 kino flo

    213 27 1 2 LED 1 kinoflo

    1 kinoflo

    214 2 2 LED 1 kinoflo

    1 kinoflo

  • 276

    215 3 2 LED 1 kinoflo

    1 kinoflo

    216 4 2 LED 1 kinoflo

    1 kinoflo

  • 277

    FLOOR PLAN

    Production Company : Octo Production Producer : Nurul faudziah

    Project Title : Takdir Director : Sri Rizky

    Durasi : 20 Menit Penata Cahaya : Andri Ahmad Fauzi

    Scene 1, 6, 9 (ruang persidangan mimpi)

    Gambar III. 54

  • 278

    Gambar III. 55

  • 279

    Scene 2, 15, 22 (kamar andri)

    Gambar III. 56

  • 280

    Scene 3 (ruang makan)

    Gambar III. 57

  • 281

    Scene 4 (gerbang sekolah)

    Gambar III. 58

  • 282

    Scene 5, 7, 11 (kamar doni)

    Gambar III. 59

  • 283

    Scene 8, 10 (ruang tv)

    Gambar III. 60

  • 284

    Scene 12, 14, 18 , 20 (halaman depan rumah andri)

    Gambar III. 61

  • 285

    Scene 16, 17 (balkon rumah andri)

    Gambar III. 62

  • 286

    Scene 13 (ruang tamu)

    Gambar III. 63

  • 287

    Gambar III. 64

  • 288

    Scene 19 (depan kantor handi)

    Gambar III. 65

  • 289

    Scene 23 (lorong rumah)

    Gambar III. 66

  • 290

    Scene 21, 24 , 27 (kamar diana)

    Gambar III. 67

  • 291

    Scene 26 (ruang persidangan real)

    Gambar III.68

  • 244

    SPESIFIKASI LIGHTING

    Kinoflo 4 bank

    Jumlah : 2

    Input voltage : 100-240 VAC, 50/60 Hz

    Lampu : 4- 75W, 4’F75/T12 - optional

    Balast : termasuk switch diming

    Mounting : -3/8” included, baby , junior optional

    Berat fixture : 11.5 lb (5,2 kg)

    Alat-alat lain : 6.1 lb (2,7 kg)

    Kino flo set

    -Ballast (1 gambar III. 69

    -C-stand (1x)

    -kabel konektor(1x)

    -sand bag

  • 245

    LED Video Light 15 Inch Bi-Color (ATT VL-1200 DR)

    Jumlah LED : 2

    - Color temperature 3200k-5600k

    - Daya 72 watt

    - Intensitas cahaya 1m: 9500 lux

    - only 1,1.75” thick

    - Heat and flicker free

    - dims from 100 to 0%

    -weight 3 pounds gambar III. .70

    - batre tahan hingga 8 jam

    LED set :

    -Light Stand (1x)

    - AC/DC Adaptor (1x)

    - Battery v-mount (1x)

  • 246

    Readhead

    Jumlah Readhead : 2

    - 800W power

    - 3200k color temperature

    - focusable

    Redhead set :

    - light stand (1x)

    - Kabel overlength (1x)

    Gambar III. 71