3 Mekanisme Dan Tata Laksana Kepesertaan

download 3 Mekanisme Dan Tata Laksana Kepesertaan

of 62

  • date post

    20-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    38
  • download

    0

Embed Size (px)

description

3 Mekanisme Dan Tata Laksana Kepesertaan

Transcript of 3 Mekanisme Dan Tata Laksana Kepesertaan

  • MANAJEMEN KEPESERTAAN

    PT ASKES (PERSERO)

    Oktober 2013

    1

  • DASAR HUKUM

    1. UU nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional

    2. UU nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)

    2

  • PASAL-PASAL YANG BERKAITAN DENGAN KEPESERTAAN

    Peserta JK adalah setiap orangyang telah membayar iuran atauiurannya dibayar oleh pemerintah

    Anggota keluarga peserta berhakmenerima manfaat JK

    Setiap peserta dapatmengikutsertakan anggotakeluarga yang lain yang menjaditanggungan dengan penambahaniuran

    Pekerja yang memiliki anggotakeluarga lebih dari 5 orang daningin mengikutsertakan anggotakeluarga yang lain wajib membayartambahan iuran

    Pemerintah secara bertahapmendaftarkan PBI sebagai pesertakepada BPJS

    Pasal 15

    Pasal 20

    Pasal 14

    Pasal 21

    Pemberi kerja secara bertahap wajibmendaftarkan dirinya dan pekerjanya sbgpeserta kepada BPJS sesuai dengan programjaminan sosial yang diikuti

    UU SJSNNo 40 Th 2004

    Pasal 13

    BPJS wajib memberikannomor identitas tunggalkepada setiap pesertadan anggotakeluarganya

    BPJS wajib memberikaninformasi tentang hakdan kewajiban kepadapeserta untuk mengikutiketentuan yang berlaku

    Pasal 28 Kepesertaan JK tetap berlaku paling

    lama 6 bulan sejak seorang pesertamengalami PHK

    Dalam hal peserta sebagaimanadimaksud diatas, setelah 6 bulan belummemperoleh pekerjaan dan tidakmampu, iurannya dibayar olehpemerintah

    Peserta yang mengalami cacat totaltetap dan tidak mampu, iurannyadibayar oleh Pemerintah

    Pasal 16

    Setiap pesertaberhak memperolehmanfaat daninformasi tentangpelaksanaanprogram jaminansosial yang diikuti

    Setiap peserta wajib membayar iuran yangbesarnya ditetapkan berdasarkan persentasedari upah atau jumlah nominal tetentu

    Setiap pemberi kerja wajib memungut iurandari pekerjanya, menambahkan iuran yangmenjadi kewajibannya dan membayarkaniuran tersebut kepada BPJS secara berkala

    Pasal 17

    3

  • Pemerintahmendaftarkan PBI dananggota keluarganyasebagai pesertakepada BPJS

    Wewenang BPJSantara lainmengenakan sanksiadministratif kepadaPeserta atau PemberiKerja yang tidakmemenuhikewajibannya Setiap orang, termasuk orang asing

    yang bekerja paling singkat 6(enam) bulan di Indonesia, wajibmenjadi Peserta program JaminanSosial

    Pasal 15Pasal 18

    Pasal 14

    Pasal 10Kewajiban BPJS antara lain memberikan nomoridentitas tunggal kepada Peserta

    UU BPJSNo 24 Th 2011

    Pasal 13

    PASAL-PASAL YANG BERKAITAN DENGAN KEPESERTAAN

    Pemberi Kerja secara bertahapwajib mendaftarkan dirinya danPekerjanya sebagai Peserta kepadaBPJS sesuai dengan programJaminan Sosial yang diikuti

    Pemberi Kerja, dalam melakukanpendaftaran, wajib memberikandata dirinya dan Pekerjanya berikutanggota keluarganya secara lengkapdan benar kepada BPJS

    Pasal 11

    Tugas BPJS antara lainmelakukan dan ataumenerima pendaftaranPeserta

    Pasal 16

    Setiap orang, selain Pemberi Kerja, Pekerjadan PBI, yang memenuhi persyaratankepesertaan dalam program JaminanSosial wajib mendaftarkan dirinya dananggota keluarganya sebagai Pesertakepada BPJS sesuai dengan programJaminan Sosial yang diikuti

    Setiap orang wajib memberikan datamengenai dirinya dan anggotakeluarganya secara lengkap dan benarkepada BPJS

    Pemberi Kerja selainPenyelenggara Negarayang tidak melaksanakanketentuan pasal 15 dan16 dikenai sanksiadministratif

    Pasal 17

    Pasal 19tentang

    PembayaranIuran

    4

  • Perpres Jaminan Kesehatan (psl 2 & 4) *

    Peserta Jaminan Kesehatan meliputi :

    1. PBI (Penerima Bantuan Iuran) JaminanKesehatan

    2. Bukan PBI Jaminan Kesehatana. Pekerja Penerima Upah dan Anggota Keluarganyab. Pekerja Bukan Penerima Upah dan Anggota Keluarganyac. Bukan Pekerja dan Anggota Keluarganya

    5

  • KELOMPOK PESERTA JAMINAN KESEHATAN

    KEL

    OM

    PO

    K P

    ESER

    TA J

    AM

    INA

    N K

    ESEH

    ATA

    N

    PENERIMA BANTUAN IURAN

    (PBI) JK

    BUKAN PBI JK

    Pekerja Penerima Upah

    a. PNS (Pusat & Daerah)

    b. Anggota TNI

    c. Anggota Polri

    d. Pejabat Negara

    e. Pegawai Pemerintah Non PNS

    f. Pegawai Swasta

    g. Pekerja yang tidak termasuk poin a sd f yang menerima upah

    Pekerja Bukan Penerima upah

    Pekerja Mandiri Profesional

    Sektor Informal

    Bukan Pekerja

    a. Investor

    b. Pemberi Kerja

    c. Penerima Pensiun

    d. Veteran

    e. Perintis Kemerdekaan

    f. bukan Pekerja yang tidak termasuk huruf a sampai dengan huruf e yang mampu membayar iuran

    Bagi Pekerja Penerima Upah dan Pekerja Bukan Penerima Upah termasuk warga negara asing yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan

    Peserta bukan PBI Jaminan Kesehatan dapat mengikut sertakan anggota keluarga yang lain 6

  • Dasar Teori

    Di awal program beberapa negara memilih jenis kepesertaan (Weber 2009) : sukarela

    hanya orang-orang yang secara aktif melamar untukmenjadi peserta yang terdaftar. yang paling tertarikadalah kelompok berisiko tinggi dan ini akanmenghasilkan campuran berisiko tinggi (high-risk mix).

    Adverse selection akan terjadi jika orang tidak memilihasuransi selama mereka sehat, tetapi segera setelahmereka jatuh sakit parah, mereka mengajukanpermohonan untuk menjadi peserta.

  • Dasar Teori

    wajib yang terbatas, misalnya, untukkelompok individu seperti karyawan sektorformal, koperasi, asosiasi atau bahkan desa.

    memanfaatkan struktur organisasi danadministrasi yang ada untuk asuransikesehatan.

  • Dasar Teori

    Steven R. Tabor (2005) :

    Banyak orang di sektor informal tidak dapatmengikuti prosedur yang rumit. Beberapa tidak bisamembaca atau menulis. Oleh karena itu, prosedurdirancang sederhana, mudah digunakan dan mudahdimengerti peserta

  • Strategi Fungsi ManajemenAdministrasi Kepesertaan

    Menyusun SLA dan prosedur pendaftaranyang efektif dan efisien

    Meningkatkan pelayanan administrasikepesertaan

    SLA durasiPendaftaran

    Mengembangkan point of service dalampendaftaran peserta (melalui WEB, Mobile Customer Service, & instansi peserta)

    Jumlah point of service pendaftaran

    peserta

    Menyusun prosedur peremajaan data yang ketat

    Mengoptimalkan verifikasi dan validasi data

    Meningkatkan akurasi data peserta melalui kerjasamadengan institusi terkait (BKN, BKD,Jamsostek,Taspen, Asabri,TNP2K, dan Dukcapil)

    Validitas data

  • 11

    2. PENGALIHAN PROGRAM

  • TAHAPAN PENGALIHAN DATA KEPESERTAAN

    12

    PENETAPAN STRUKTUR

    DATA

    MEKANISME PENGIRIMAN

    DATA

    PROSES MIGRASI

    DATA

    UPDATE DAN PEMUTAKHIRA

    N DATADATABASE TUNGGAL

  • Kegiatan Pengalihan Program

    13

  • Kegiatan Pengalihan Program

    14

  • PKS / MOU Pengalihan Program

    PT. Askes (Persero)

    NO Program PKS/MOU Juknis/Pedoman Kerja

    1 JPK JAMSOSTEK V V

    2 JPK POLRI V V

    3 JPK TNI DAN KEMHAN V V

    4 JPK JAMKESMAS V Menunggu penandatanganan

    15

  • Pengalihan Data Peserta

    PT. Askes (Persero)

    NO Program Pencapaian Keterangan

    1 JPK JAMSOSTEK 25% Penyerahan data dummy untuk proses migrasi data

    2 JPK POLRI 70% Proses migrasi

    3 JPK TNI DAN KEMHAN 70% Proses migrasi

    4 JPK JAMKESMAS 100% Masih update data pengganti SE Menkes no 149 tahun 2013

    5 JPK Askes Sosial 100%

    16

  • 1. Pengalihan data Polri, Kemhan dan TNI sudah diterima namun masih harus di tindaklanjuti di daerah:

    Penambahan anggota keluarga

    Penambahan NIK

    Penambahan Faskes Primer

    2. Pemenuhan kelengkapan data dilakukan 2 arah dari Instansi peserta dan dari PT Askes

    Tindak lanjut pengalihan data Peserta

    17

  • VPN IPMelalui WEB Service

    Sinkronisasi dengan Database DUKCAPIL

    Database DUKCAPIL

    Server Askes / BPJS

    TransaksiDi KC

    1. Tahap awal pemberian NIK dilakukan secara offline dengan membandingkan data Existing Askes dengan data DUKCAPIL

    2. Tahap transaksi aplikasi dapat membaca data DUKCAPIL berdasarkan NIK melalui webservice secara realtime

    NIK NIK

    18

  • Pengembangkan point of service pendaftaran peserta BPJS Kesehatan

    1. Melalui web www.bpjs-kesehatan.go.id DIP elektronik

    2. Melalui pihak ketiga -> chanel Bank Bank Kantor Pos PPOB (Mini Market)

    3. Mobile CS Peningkatan pemanfaatan Penjadwalan kunjungan Tim khusus

    19

  • 20

  • ValidasiPeserta

    Peserta

    AplikasiMelakukanPencarian

    Data

    Aplikasi MenampilkanJenis Kepesertaan

    Berhak AtasPelayanan ?

    Ya

    Entry PelayananPenerbitan

    SJP

    Ada ?

    Tidak

    Ya

    1. Nomor NIK2. NOKA LAMA3. NIP/NRP4. Noka BPJS

    Tidak

    Database BPJS

    Peserta

    21

  • 22

    3. DISAIN KARTU BPJS KESEHATAN

  • LATAR BELAKANG UNDANG UNDANG NO 24 / 2011 TENTANG BADAN

    PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL

    PERATURAN PRESIDEN NO 12 / 2013 TENTANG JAMINAN KESEHATAN

    Pasal 13Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10, BPJS berkewajiban untuk:a. memberikan nomor identitas tunggal kepada Peserta;

    Pasal 12 :

    (1) setiap peserta yang telah terdaftar pada BPJS Kesehatan berhakmendapatkan identitas peserta,

    (2) Identitas peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikitmemuat nama dan nomor identitas peserta.

    23

  • Contoh Disain Kartu BPJS Kesehatan

    PT. Askes (Persero) 24

  • Invisible Ink Colour Logo BPJSKesehatan dengan warna merahtampak terlihat denganmenggunakan s