1221011_Lina_UIB_Alat Pengupas Apel Otomatis

download 1221011_Lina_UIB_Alat Pengupas Apel Otomatis

of 20

  • date post

    07-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    297
  • download

    70

Embed Size (px)

description

Perancangan Konsep Alat Pengupas Apel Otomatis

Transcript of 1221011_Lina_UIB_Alat Pengupas Apel Otomatis

  • PERANCANGAN DAN PEMBUATAN

    ALAT PENGUPAS APEL OTOMATIS

    DENGAN MIKROKONTROLER ATMEGA8535

    PROPOSAL TEKNOLOGI TEPAT GUNA

    Oleh:

    LINA

    (1221011)

    PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO

    FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

    UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM

    TAHUN 2015

  • BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Apel adalah salah satu buah-buahan yang sangat popular dan paling banyak

    dikonsumsi di seluruh dunia. Setiap wilayah atau Negara memiliki jenis apel yang

    berbeda-beda dengan wilayah atau Negara lainya. Pada awalnya apel ditanam di daerah

    Asia Tengah kemudian menyebar ke seluruh dunia. Tanaman apel sangat cocok ditanam

    di daerah yang memiliki udara dingin. Apel sendiri sangat disukai karena memiliki rasa

    manis dan segar serta memiliki kandungan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

    Berbagai kandungan yang terdapat dalam buah apel antara lain adalah protein,

    karbohidrat, lemak, energi, kalsium, fosfor serat, vitamin A, besi, vitamin B1, vitamin

    B2, vitamin C, niacin serta berbagai kandungan nutrisi lainya. Apel mengandung banyak

    sekali nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Konsumsi apel secara rutin tentu saja akan

    sangat membantu organ serta bagian tubuh bekerja secara maksimal karena kebutuhan

    nutrisinya tercukupi. Berikut ini adalah beberapa manfaat buah apel yang telah diteliti

    secara klinis:

    1. Memperkuat Tulang

    Menurut penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Prancis, kandungan flavanoid

    serta phloridzin pada buah apel berfungsi untuk meningkatkan kepadatan tulang.

    2. Pencegah Penyakit Asma

    Menurut sebuah penelitian yang dilakukan kepada sekelompok anak yang

    menderita penyakit asma, dengan mengkonsumsi jus apel setiap hari selama satu

    bulan dapat mengurangi resiko terkena gangguan pernafasan dibandingkan

    dengan anak-anak yang mengkonsumsi apel sebulan sekali.

    3. Mencegah Alzheimer

    Alzheimer adalah penyakit yang disebabkan karena kerusakan syaraf pada otak.

    Kandungan quercetin pada apel dapat membantu menangkal radikal bebas yang

    berbahaya dan dapat menimbulkan penyakit Alzheimer.

    4. Buah Apel dapat Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

  • Seseorang yang mengkosumsi apel secara rutin setiap pagi dan sore akan

    menurunkan kadar kolesterol jahat mereka sebanyak 16 persen.

    5. Mencegah berbagai Macam Penyakit Kanker

    Beberapa ilmuwan melakukan penelitian kepada tikus, dari penelitian tersebut

    disimpulkan bahwa tikus yang diberi makanan apel setiap hari mampu

    menurunkan resiko terkena serangan kanker payudara, kanker usus serta kanker

    hati.

    Lima puluh persen nutrisi yang berupa vitamin dan anti oksidan pada buah Apel

    terdapat pada kulitnya. Antioksidan inilah yang membantu tubuh melindungi sel serta

    mencegah penyakit kanker usus besar, kanker prostat dan paru, serta penyakit jantung

    dan rematik.

    Jika kita mengkonsumsi apel segar yang langsung dipetik dari pohon bisa

    langsung dimakan setelah dicuci karena masih aman bagi kesehatan. Namun, pedagang

    apel pada umumnya memetik terlebih dahulu dan dikirimkan ke wilayah lain untuk

    dijual.

    Pada kulit apel yang sebelum dipetik mengandung lilin alami. Lilin tersebut

    berguna untuk melindung kadar air yang memang banyak di dalam buah apel. Tanpa lilin

    maka buah akan kehilangan kelembaban dan kadar airnya akan terus keluar dari pori-pori

    kulit apel sehingga lama kelamaan buah tersebut menjadi lembek dan kering.

    Setelah dipanen, apel akan dicuci dan lapisan lilin ini akan hilang. Namun, untuk

    tetap menjaga kesegaran buah apel dalam waktu lama, maka buah apel ini akan kembali

    dilapisi dengan lilin. Lilin yang digunakan adalah commercial grade wax atau food grade

    wax. Dimana sekitar setengah kilogram lilin dapat digunakan untuk memoles sampai

    sekitar 160.000 buah atau sekitar 2 tetes lilin sudah cukup untuk melapisi 1 apel. Lilin

    bukan terbuat dari bahan kimia tetapi dari bahan alami seperti Carnauba Wax, daun

    Palem Brasil, Candellia Wax, dari tanaman sejenis Euphorbia, Shellac jenis food

    grade yang terbuat dari sejenis kumbang di India dan Pakistan. Bahan lilin tersebut juga

    yang dibuat untuk melapisi permen dan roti-rotian.

    Meskipun begitu terkadang kita tidak yakin apakah apel yang kita beli memang

    benar aman dikonsumsi tanpa membuang kulitnya. Memang benar, beberapa produsen

  • apel di luar negeri sering nakal menggunakan lilin dari bahan sintetis yang dapat

    membahayakan kesehatan kita.

    Untuk itu, kebanyakan dari pembeli lebih suka mengupas apel sebelum dimakan.

    Untuk mengupas apel tidaklah merepotkan bagi mereka yang hanya mengkonsumsi 1 biji

    apel. Tapi bagi mereka yang membuka usaha kuliner dengan menggunakan apel sebagai

    bahan utama, dapat mengalami kesulitan. Contohnya, pada penjual salad, rujak, jus,

    usaha manisan buah dan sebagainya. Umumnya, buah apel ini akan dikupas terlebih

    dahulu sebelum disajikan.

    Untuk meningkatkan efisiensi dalam mengupas apel, sudah banyak alat pengupas

    apel yang dijual dipasaran dengan harga terjangkau. Salah satunya adalah alat pengupas

    apel dengan pisau yang terbuat dari bahan stainless steel yang disertai dengan tempat

    penampungan sisa kulit apel. Alat ini cukup sederhana dan terjangkau harganya sekitar

    Rp10.000. Namun, sayangnya alat ini tidak beda dengan saat kita mengupas apel

    menggunakan pisau. Hanya saja alat ini mempermudah dalam pembuangan kulit apelnya

    saja.

    Gambar 1.1 Alat Pengupas Apel Model 1 (sumber: https://www.tokopedia.com/mitha-

    666/alat-kupas-pengupas-buah-fruit-peeler-praktis-murah)

    Selain alat pengupas apel di atas, juga terdapat alat pengupas apel yang lebih

    mudah penggunaannya dengan harga terjangkau sekitar Rp74.900. Alat pengupas kulit

    apel ini lebih mudah digunakan karena kita cukup menancapkan apel pada tempat yang

    sudah disediakan, atur posisi pisau dan langsung diputar. Penggunaan alat ini lebih cepat

    dibandingkan alat sebelumnya, kemudian tangan dapat terhindar dari resiko terluka, dan

    bisa dipergunakan oleh anak kecil sekalipun.

  • Gambar 1.2 Alat Pengupas Apel Model 2

    (sumber: http://www.duniajasmine.com/alat-alat-dapur/2020-mesin-pengupas-apel.html)

    Dari kedua jenis alat pengupas apel dan beberapa jenis alat pengupas apel lainnya

    yang terdapat pada pasaran, belum ada alat pengupas apel yang berjalan secara otomatis.

    Mayoritas masih menggunakan tenaga manusia dalam proses pengupasan apel. Jadi, pada

    lomba teknologi tepat guna ini, akan dirancang alat pengupas apel yang otomatis dan

    akan berjalan dengan cukup menekan tombol ON yang terdapat pada alat tersebut.

    1.2 Rumusan Masalah

    Adapun permasalahan yang melatarbelakangi proposal ini antara lain:

    1. Bagaimana pengaruh penggunaan alat pengupas apel otomatis dalam lama waktu

    pengupasan apel?

    2. Bagaimana tingkat efisiensi yang diperoleh dari penggunaan alat pengupas apel

    otomatis dalam mengurangi buah apel yang terbuang selama pengupasan?

    3. Bagaimana waktu dan efisiensi alat ini meningkatkan produksi yang dihasilkan?

    1.3 Batasan Masalah

    Terkait dengan penelitian yang akan dikerjakan terdapat beberapa batasan

    permasalahan, diantaranya adalah:

    1. Buah yang dapat dikupas oleh alat pengupas otomatis ini hanyalah buah apel.

    2. Peletakan buah pada alat pengupas apel otomatis ini masih secara manual.

    1.4 Tujuan Penulisan

    Adapun tujuan yang akan dilakukan dari proposal ini adalah sebagai berikut:

  • 1. Mengetahui pengaruh penggunaan alat pengupas apel otomatis dalam lama waktu

    pengupasan apel.

    2. Mengetahui tingkat efisiensi yang diperoleh dari penggunaan alat pengupas apel

    otomatis dalam mengurangi buah apel yang terbuang selama pengupasan.

    3. Mengetahui pengaruh waktu dan efisiensi dalam meningkatkan produksi yang

    dihasilkan.

    1.5 Sistematika Penulisan

    Penulisan proposal disusun secara sistematis agar mudah dipahami. Adapun

    sistematikanya seperti berikut:

    BAB I PENDAHULUAN

    Uraian mengenai latar belakang, tujuan, identifikasi dan pembatasan masalah,

    metode dan sistematika penulisan proposal.

    BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

    Membahas mengenai teori dasar yang merupakan referensi langsung yang

    berhubungan dengan pokok masalah.

    BAB III PERANCANGAN DAN PENGUJIAN

    Uraian mengenai perancangan dan pengujian alat yang telah dibuat, pengambilan

    data serta menguji fungsi dari alat tersebut.

    BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

    Menerangkan dan memberi kesimpulan dari keseluruhan pembahasan tentang alat

    yang dibuat serta diakhiri dengan saran.

  • BAB II

    KAJIAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

    2.1 Alat Pengupas Apel

    Perkembangan alat pengupas apel sudah cukup canggih dan mudah didapatkan.

    Dalam pembahasan kajian teori ini, akan dilakukan pembahasan pada 3 jenis alat

    pengupas apel, dimana 2 diantaranya sudah dijual dipasaran dan 1 merupakan penelitian

    dari mahasiswa Politeknik Caltex Riau.

    Alat pengupas apel model 1 seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.1,

    merupakan alat yang masih sangat sederhana dan pada dasarnya penggunaannya mirip

    dengan pengupasan apel menggunakan pisau biasa. Alat ini memiliki tempat

    penyimpanan sisa kulit apel yang terkupas sehingga lebih mudah untuk dibuang. Alat ini

    masih jauh dari tingkat efisiensi yang diinginkan karena tidak mempercepa