12 Operator Station

download 12 Operator Station

of 18

  • date post

    15-Apr-2017
  • Category

    Documents

  • view

    224
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of 12 Operator Station

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 68

    Slide #51 RUANG OPERATOR Kabin 797B Ruang operator pada 797B Off Highway Truck menawarkan

    tingkat kenyamanan dan efisiensi yang tinggi VIMS mengatur TPMS Lampu TPMS external loading - Hijau dan merah

    Pada 797B, VIMS mengatur Truck Production Management System (TPMS). Ada dua set lampu TPMS external loading. Satu set lampu terdapat di sebelah kiri kabin (tanda panah) dan satu set lainnya terdapat disebelah kanan platform. Warna standar lampunya adalah hijau dan merah. Lampu-lampu ini akan memberitahu operator loader atau shovel mengenai status loading (pemuatan) terhadap target payload (beban) yang diset melalui VIMS Keypad. Lampu-lampu ini akan aktif hanya pada saat proses pemuatan.

    Cara kerja lampu TPMS

    Saat loading, lampu hijau (lanjutkan loading) akan menyala sampai muatan mencapai 95% dari target yang diset. Kemu-dian, lampu merah (hentikan pemuatan) akan menyala. Last pass dapat diprogramkan pada sistem menggunakan VIMS Keypad. Dengan tanda last past, VIMS menghitung beban rata-rata setiap bucket loader dan memperkirakan berat muatan.

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 69

    Bila berat muatan yang diperkirakan setelah proses pemuatan

    loader berikutnya akan lebih dari 95% dari target muatan, maka lampu merah akan berkedip. Lampu warna merah akan menyala terus setelah last pass (satu bucket terakhir, saat muatan sudah penuh). Agar last pass ini berfungsi dengan benar maka diperlukan proses pemuatan minimal tiga bucket loader.

    CATATAN INSTRUKTUR: Layar LED TPMS scoreboard tambahan berukuran 10 inch

    terlihat pada gambar.

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 70

    Slide #52 Hoist control lever Hoist yang diatur secara elektronis Posisi SNUB hoist

    Hoist system pada 797B diatur secara elektronis. Hoist control lever (tanpa panah) mengaktifkan empat posisi pada hoist control valve. Keempat posisi tersebut adalah RAISE, HOLD, FLOAT dan LOWER. Posisi kelima pada hoist valve disebut posisi SNUB. Posisi ini tidak terdapat pada lever, tetapi diatur oleh body position sensor (lihat Slide #80). Saat body diturunkan, sesaat sebelum body menyentuh frame, Chassis ECM mengirimkan signal ke hoist solenoid untuk menggerakkan hoist valve spool ke posisi SNUB. Pada posisi SNUB, kecepatan body float dikurangi untuk mencegah benturan antara body dan frame.

    Hoist lever harus pada posisi FLOAT saat jalan

    Pada saat operasi normal, hoist lever harus berada pada posisi FLOAT. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa berat body tertumpu pada frame dan body pad, bukan pada hoist cylinder.

    Reverse inhibitor Bila Transmission pada posisi mundur dan body dinaikkan, hoist

    lever sensor mengirimkan sinyal untuk memindahkan Transmission ke NEUTRAL. Transmission akan tetap NEUTRAL sampai : 1. Hoist lever digerakkan ke posisi HOLD atau FLOAT, dan 2. Shift lever telah digerakkan ke NEUTRAL kemudian

    digerakkan lagi ke selain NEUTRAL.

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 71

    CATATAN : Bila machine dihidupkan dan dump body sedang diatas serta

    hoist pada posisi FLOAT, sebelum body dapat diturunkan lever harus digerakkan ke posisi HOLD dan kemudian FLOAT

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 72

    Slide #53 Pada sebelah kiri steering column terdapat : 1. Telescopic/Tilt Steering Column adjustment lever

    2. Intermittent wiper/washer, turn signal control dan dimmer switch

    3. Electric horn control (klakson) yang terpasang pada steering wheel

    4. Cigarette lighter Cigarette lighter socket menerima tegangan sebesar 12V. Socket ini dapat digunakan untuk perlengkapan yang menggunakan tegangan 12V. Suplay 12V lainnya terdapat dibelakang operator seat

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 73

    Slide #54 Windshield washer Windshield washer tekan tombol pada ujung lever untuk meng-

    aktifkan windshield washer. Intermittent wiper Intermittent wiper terdapat enam posisi untuk wiper switch.

    O OFF - 1 garis posisi intermittent 1 - 2 garis posisi intermittent 2 - 3 garis posisi intermittent 3 - I wiper bergerak terus menerus dengan kecepatan rendah - II wiper bergerak terus menerus dengan kecepatan

    rendah Dimmer switch Dimmer switch tarik lever untuk cahaya terang dan dorong

    lever untuk cahaya redup Turn signal Lampu sen angkat lever bila akan belok kanan dan turunkan

    lever bila akan belok kiri.

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 74

    Slide #55 Retarder level (hitam) Manual retarder lever (warna hitam) terletak disebelah kanan

    steering column. Manual retarder lever digunakan untuk me-modulasi service brake pada keempat roda. Retarder lever dapat mengatur modulasi service brake lebih tepat daripada service brake pedal yang terletak dilantai. Retarder tidak akan menggunakan kapasitas brake yang normal.

    Saat ENGAGE, manual retarder lever sensor mengirimkan sinyal

    PWM ke Brake/Cooling ECM. Semakin jauh lever digerakkan semakin besar sinyalnya. Brake/Cooling ECM kemudian akan mengaktifkan supply solenoid dan mengirimkan arus antara 0 sampai 950 mA ke control solenoid (lihat Slide #97 dan #106 STMG-2)

    Disebelah kanan retarder lever pada dashboard terdapat (dari kiri

    ke kanan) : - Key start switch (kunci kontak) - Tombol pengatur suhu - Fan speed switch

    PERHATIAN Jangan gunakan retarder untuk menghentikan machine.

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 75

    Slide #56 Pada lantai kabin terdapat :

    Secondary brake pedal (1) digunakan untuk memodulasi peng-gunaan parking brake pada semua roda Service brake pedal (2) digunakan untuk memodulasi service brake pada semua roda. Untuk modulasi yang lebih tepat, gunakan retarder lever. Throttle pedal (3) throttle position sensor terpasang pada throttle pedal. Sensor ini mengirimkan input signal posisi throttle ke Engine ECM

    Engine ECM akan menaikkan rpm engine ke 1300 bila suhu air

    pendingin dibawah 60oC (140oF). Rpm akan diturunkan secara bertahap menjadi 1000 bila suhu air pendingin antara 60oC (140oF) sampai 71oC (160oF). Saat suhunya lebih dari 71oC (160oF) engine akan kembali ke rpm low idle.

    Strategi ini disebut elevated low idle dan digunakan untuk

    membantu mencegah pembakaran yang tidak sempurna dan overcooling. Untuk menonaktifkan strategi ini, release parking brake atau injak throttle sebentar dan rpm engine akan kembali ke low idle selama 10 menit.

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 76

    Slide #57 1. Transmission shift

    lever 2. Parking brake

    Shift console terletak disebelah kanan operator seat. Pada shift console terdapat Transmission shift lever (1) dan parking brake switch (2).

    switch Parking brake switch mengirimkan sinyal ke Brake/Cooling

    ECM. Brake/Cooling ECM ini kemudian akan mengirimkan sinyal ke parking brake solenoid yang terletak pada cab brake valve (lihat Slide #97 dan #106 STMG-2)

    Top gear limit dan body up gear limit dapat di program

    Transmission 797B memiliki TUJUH kecepatan maju dan SATU kecepatan mundur. Top gear limit (batas gigi maksimum) dan body up gear limit (pembatasan gigi saat dump body diatas) diprogram melalui Transmission dan Chassis ECM menggunakan Laptop yang dilengkapi dengan software Electronic Technician (ET). Top gear limit dapat diubah dari SATU sampai TUJUH sedangkan body up gear limit dapat diubah dari SATU sampai TIGA.

    Switch jendela Switch jendela (3) mengatur kaca jendela sebelah kiri secara

    elektrik. Bila kaca jendela kanan juga digerakkan secara elektrik maka switch-nya terletak disebalah kanan switch ini.

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 77

    Customer Transmission Lockout

    Fitur Customer Transmission Lockout disediakan untuk mengunci Transmission secara aman saat perbaikan. User Interface ini menggunakan switch tunggal yang langsung terhubung dengan Transmission ECM pada PIN J1-31. Transmission ECM membaca input ini dan menentukan apakah Transmission harus dikunci atau tidak.

    Dibawah ini adalah kondisi-kondisi yang harus terpenuhi

    sebelum status Transmission Lockout berubah. Status Transmission Lockout OFF

    Status Transmission Lockout OFF Status lockout akan berubah ON bila kondisi-kondisi dibawah ini terpenuhi :

    - Shift lever pada posisi NEUTRAL - Ground speed 0,0 km/j (0,0 mph) - Transmission Lockout Switch ON

    Bila kondisi diatas tidak terpenuhi maka status Transmission

    Lockout akan tetap OFF dan Transmission akan bekerja secara normal.

    Status Transmission Lockout ON

    Status Transmission Lockout ON Status lockout akan berubah jadi OFF bila kondisi-kondisi dibawah ini terpenuhi :

    - Shift lever pada posisi NEUTRAL - Transmission Lockout Switch OFF

    Bila kondisi diatas tidak terpenuhi maka status Transmission

    Lockout akan tetap ON dan Transmission akan tetap pada posisi NEUTRAL.

    Harap diingat bahwa fitur Transmission Lockout tidak akan

    menyebabkan shifting ke NEUTRAL. Actual gear Transmis-sion akan tetap pada posisi NEUTRAL sebelum status berubah dari OFF menjadi ON

    Begitu pula, fitur Transmission Lockout tidak akan menyebab

    kan shifting dari NEUTRAL. Gear yang diminta (setelah fitur lockout tidak aktif) akan tetap pada posisi NEUTRAL setelah status berubah dari ON menjadi OFF

  • 797B Off Highway Truck (JSM)

    Ruang Operator 78

    Customer Parking Brake Lockout

    Customer Par