(1) Pendlman Materi Siap UN--Geo--Paket B-1.pdf

download (1) Pendlman Materi Siap UN--Geo--Paket B-1.pdf

of 19

  • date post

    10-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    52
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of (1) Pendlman Materi Siap UN--Geo--Paket B-1.pdf

  • Pendalaman Materi Persiapan UNGeografiPIPSSMA Kab. Mlg.2015/2016. 1.

    PENDALAMAN MATERI PERSIAPAN UJIAN NASIONAL SMA

    Paket B

    Pertemuan Ke-1

    Matapelajaran : GEOGRAFI

    Materi Pokok :

    Pengetahuan Dasar Geografi

    Langkah Penelitian Geografi

    Wacana 1:

    Pengetahuan Dasar Geografi

    Istilah Geografi kali pertama dikemukakan oleh Erathostenes dalam tulisannya yang berjudul

    Geographyca. Tulisan tersebut berisi tentang kisah-kisah perjalanan (Logografi). Kemudian

    Claudius Ptolomeus juga menulis buku tentang Geografi. Judul bukunya Geographia. Ptolomeus

    ketika itu juga membuat peta yang kemudian lebih dikenal dengan Atlas Ptolomeus. Secara

    harfiah, Geografi berasal dari bahasa Yunani yakni Geo dan graphein. Geo berarti Bumi dan

    graphein berarti gambaran atau lukisan atau uraian (deskripsi). Dengan demikian Geografi

    berarti uraian tentang Bumi. Sedangkan definisi Geografi menurut Hasil Seminar dan Lokakarya

    Geografi di Semarang Tahun 1988 (IGI), Geografi adalah pengetahuan mengenai persamaan dan perbedaan gejala alam dan kehidupan di muka Bumi (gejala geosfer) serta interaksi antara

    manusia dan lingkungannya dalam konteks keruangan dan kewilayahan.

    1. Ruang Lingkup Pengetahuan Geografi

    A. Pokok-pokok telaah berkaitan dengan ruang lingkup pengetahuan Geografi yang

    dikemukakan oleh Daldjoeni dalam Bagja Waluya (2007:14) sebagai berikut:

    a. Ukuran, bentuk, dan aneka gerakan Bumi.

    b. Persebaran serta posisi massa daratan dan wujud peraian.

    c. Batuan, struktur, dan berbagai relief permukaan Bumi.

    d. Air yang ada di berbagai samudera, lautan, serta seluk-beluk gerakannya.

    e. Pola persebaran dunia tumbuhan dan hewan.

    f. Atmosfer dengan gejala-gejala di dalamnya serta pola-pola iklim yang terdapat di

    permukaan Bumi.

    g. Ras-ras umat manusia dan persebarannya yang berdasarkan unit kenegaraan.

    h. Aneka bentuk kegiatan manusia dalam rangka menegakkan perekonomian.

    i. Bermacam-macam ciri dan jenis permukiman manusia yang ada.

    j. Ciri-ciri sosial dan budaya masyarakat manusia.

    k. Pengaturan umat manusia secara politis dan relasi antarmereka.

    Menurut Enok Maryani (UPI, tanpa tahun), Geografi Fisik mempelajari bentang lahan

    (landscape) yaitu bagian dari permukaan Bumi yang dibentuk oleh interaksi dan

    Interdependensi bentuk lahan, batuan, tanah, air, udara, tumbuhan, hewan dan manusia

    yang keseluruhannya membentuk suatu sistem. Termasuk di dalamnya Geologi,

  • Pendalaman Materi Persiapan UNGeografiPIPSSMA Kab. Mlg.2015/2016. 2.

    Geomorfologi, Hidrologi, Geografi Tanah, Meteorologi dan Klimatologi, Geografi Hewan

    dan Tumbuhan.

    Sedang menurut Sutikno (2008:13) bahwa kompetensi Geografi Fisik yang lebih aplikatif

    antara lain:

    a. survey komponen lingkungan fisikal: cuaca, iklim, geomorfologi, tanah, hidrologi, dan

    biogeografi;

    b. inventarisasi dan evaluasi potensi sumberdaya alam;

    c. mitigasi dan evaluasi bahaya dan bencana alam;

    d. evaluasi risiko bahaya/bencana alam;

    e. penataan ruang dari aspek fisikalnya;

    f. pengelolaan sumberdaya alam;

    g. konservasi sumberdaya alam;

    h. penilaian degradasi lingkungan;

    i. pengelolaan daerah aliran sungai.

    Struktur Geografi yang termasuk dalam Geografi Manusia

    Geografi manusia mempelajari berbagai aspek kehidupan manusia di permukaan Bumi.

    Sub-ilmu yang termasuk dalam Geografi Manusia adalah: Geografi Ekonomi, Geografi

    Penduduk, Geografi Kota, Geografi Desa, Geografi Sosial, Geografi Politik, Geografi

    Industri, Geografi Pertanian, Geografi Pariwisata, Geografi Sumberdaya, Geografi Budaya,

    Geografi Transportasi, dsb.

    Struktur Geografi yang termasuk dalam Geografi Teknik:

    Geografi teknik mempelajari berbagai cara memvisualisasikan permukaan Bumi, termasuk

    di dalamnya Kartografi, Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografi (Enok Maryani,

    tanpa tahun:7).

    2. Konsep Esensial Geografi dan Contoh Terapannya

    A. Konsep lokasi

    Konsep lokasi adalah konsep dalam Geografi yang digunakan untuk mengkaji keberadaan

    atau letak dari suatu obyek maupun fenomena Geografi. Konsep lokasi dibedakan menjadi:

    a. Konsep lokasi relatif adalah:

    konsep dalam penentuan lokasi atau letak dari suatu gejala Geografi yang didasarkan

    atas keadan sekitarnya atau berdasarkan arah mataangin. Konsep lokasi relatif sering

    disebut letak geografis.

    Contoh: habitat asli zebra di benua Afrika. Habitat zebra tersebut jika ditinjau dari

    Indonesia berada di sebelah barat, namun orang Eropa mengatakan berada di sebelah

    selatan benua Eropa, sedang orang Amerika Selatan menyatakan di sebelah timur.

    b. Konsep lokasi absolut adalah penentuan lokasi atau letak dari suatu gejala Geografi

    yang didasarkan atas sistem grid/koordinat (berdasarkan garis lintang dan garis bujur).

    Lantaran itu konsep lokasi absolut sering disebut dengan letak astronomis.

    Contoh: kota Makkah, Arab Saudi terletak pada lokasi absulut 21o 49LU dan 40oBT.

    B. Konsep jarak:

    Adalah konsep yang digunakan untuk menyatakan ukuran tertentu dari suatu tempat/lokasi

    tertentu ke tempat/lokasi lain yang dinyatakan dengan satuan ukuran (misalnya kilometer)

  • Pendalaman Materi Persiapan UNGeografiPIPSSMA Kab. Mlg.2015/2016. 3.

    atau yang lain (misalnya jauh/dekat).

    Contoh:

    - Jarak absolut:

    Jarak antara Kota Malang dengan Kota Surabaya adalah 114km.

    - Jarak relatif:

    Jarak antara Kota Surabaya dengan Sidoarjo berdekatan. Contoh lain: Jarak ke puncak

    Semeru dari Ranu Pane masih jauh.

    C. Konsep keterjangkauan (aksesibilitas)

    Konsep keterjangkauan atau aksesibilitas adalah konsep yang menjelaskan tentang mudah

    atau sulitnya suatu tempat/daerah itu dijangkau dengan sarana transportasi dan komunikasi

    yang juga dipengaruhi oleh kondisi medan, jarak, adat-istiadat dan sikap penduduk.

    Faktor-faktor yang mempengaruhi konsep aksesibilitas (keterjangkauan):

    a. Kondisi medan: datar, landai, terjal; berpasir, berbatu; berawa, dsb.

    b. Sarana dan prasarana angkutan: ada/tidaknya jalur transportasi, alat angkutan, kondisi

    jalan

    c. Komunikasi: keberadaan jaringan pos, radio, televisi, telepon, internet, media massa

    cetak.

    d. Jarak

    Adanya daerah terpencil (terisolasi/terasing) dipengaruhi oleh empat faktor tersebut di atas

    ditambah oleh budaya (adat-istiadat dan sikap penduduk) setempat yang kurang/tidak

    mendukungnya. Sedangkan untuk daerah yang mudah dijangkau justru sebaliknya.

    D. Konsep pola

    Konsep pola adalah: konsep dalam Geografi yang digunakan untuk mengkaji tentang

    sesuatu gejala yang berulang sehingga menampakkan suatu bentuk yang konsisten (tetap)

    pada hubungan timbal balik antara faktor alam (Bumi) dengan manusia.

    Contoh konsep pola:

    POLA ANGIN MUSON TIMUR SUATU POLA PERMUKIMAN DESA

    Sumber: www.bmkg.go.id, 11 Mei 2011. Gambar: Iswahyudiharto, 2012.

    E. Konsep morfologi

    Konsep morfologi adalah konsep yang mengkaji bentuk-bentuk permukaan Bumi sebagai

    hasil dari proses tenaga endogen dan tenaga eksogen.

    F. Konsep nilai kegunaan

    Konsep nilai kegunaan adalah: konsep dalam Geografi yang berusaha mengungkap nilai

  • Pendalaman Materi Persiapan UNGeografiPIPSSMA Kab. Mlg.2015/2016. 4.

    fungsi dari sesuatu fenomena geosfer yang dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu dan

    bersifat relatif.

    Contoh:

    - Lahan/tanah di perkotaan harganya lebih mahal dibandingkan di perdesaan karena

    lahan/tanah di perkotaan memiliki nilai kegunaan yang lebih beragam daripada di

    perdesaan. Misalnya untuk lokasi industri, pertokoan, perkantoran, di samping juga untuk

    permukiman, dll. Sedang lahan/tanah di perdesaan hanya memiliki nilai kegunaan yang

    relatif terbatas, misalnya untuk lahan permukiman dan lahan pertanian.

    - Pantai Ngliyep memiliki nilai kegunaan sebagai obyek wisata bagi masyarakat luar

    daerah, sedang bagi masyarakat setempat tidak.

    G. Konsep deferensiasi areal

    Konsep deferensiasi areal adalah: konsep dalam Geografi yang digunakan untuk mengkaji

    adanya perbedaan antara suatu tempat/wilayah yang satu dengan tempat/wilayah lainnya

    yang wilayah-wilayah tersebut memiliki corak tersendiri.

    Contoh:

    - Secara geologis, batuan induk penyusun wilayah Malang Utara dengan Malang Selatan

    berbeda. Batuan induk penyusun wilayah Malang Utara bers