1 KOM TERAPEUTIK(komkep)

Click here to load reader

  • date post

    22-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    81
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of 1 KOM TERAPEUTIK(komkep)

KOMUNIKASI KEPERAWATANADELEIDA KAAWOAN,S.Kep.Ns.

Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

PENDAHULUANPerawat ad profesi yg sangat dekat dengan klien (individu, keluarga dan masyarakat)

. Perlu mempunyai kualifikasi kualitas pribadi tertentu yg berefek penyembuhan (terapeutik) Komunikasi terapeutik salah satu sarana bagi perawat untuk jadi terapeutikAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

A.Pengertian Terapeutik As Homby (1974),terapeutik merupakan kata sifat yg dihubungkan dgn seni dari penyembuhan. dapat diartikan : Terapeutik ad segala sesuatu yg mengfasilitasi proses penyembuhan Mampu terapeutik berarti seseorang mampu melakukan atau mengkomunikasikan perkataan, perbuatan atau ekspresi yg memfasilitasi proses penyembuhanAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Tujuan dari hub terapeutik (Stuart & Sundeen) Kesadaran diri, penerimaan diri & meningkatkan kehormatan diri Identitas pribadi yg jelas dan meningkatnya identitas pribadi Kemampuan ut membentuk suatu keintiman, saling ketergantungan, hubungan interpersonal, dgn kapasitas memberi dan menerima cinta Mendorong fungsi dan meningkatkan kemampuan terhadap kebutuhan yg memuaskan dan mencapai tujuan pribadi yang realistikAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Prinsip Komunikasi Terapeutik Perawat harus mengenal dirinya sendiri Komunikasi harus ditandai dengan sikap saling menerima, saling percaya dan menghargai Perawat harus memahami menghayati nilai yang dianut pasien Perawat harus menyadari pentingnya kebutuhan pasien baik fisik dan mentalAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Perawat harus mampu menciptakan suasana yang memungkinkan pasien memiliki motivasi untuk mengubah dirinya sehingga tumbuh makin matang Perawat harus mampu menguasai perasaannya sendiri Memahami betul arti empati sebagai tindakan yang terapeutikAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Mempertahankan kejujuran dan komunikasi terbuka sbg dasar dari hub.terapeutik Mampu berperan sebagai role model Perawat harus menciptakan suasana yg memungkinkan pasien bebas berkembang tanpa rasa takut Altruisme,mendapat kepuasan dgn menolong orang lain secara manusiawiAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Berpegang pada etika Bertanggung jawab dalam dua dimensi (diri sendiri dan orang lain)

Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Fase hub terapeutik P-K Karakteristik vital dari hub P-K adalah membagi tingkah laku, pikiran dan perasaan. Coad Denton (Stuart & Sundeen,1995) menggambarkan keintiman dalam penggunaan proses keperawatan untuk mendukung klien pada saat mereka mengeksplorasi kebutuhannya, penyelesaian masalah, dan bagaimana memperoleh kemampuan koping yg baru.Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Empat fase proses hub terapeutik P-K

Fase preinteraksi Fase orientasi/ introductory Fase kerja Fase terminasiAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

B.Pentingnya menjadi terapeutik Perawat yg terapeutik barti dalam melakukan interaksi dgn klien, interaksi tsb memfasilitasi proses penyembuhan. Sedangkan hub terapeutik artinya suatu hub interaksi yg mempunyai sifat penyembuhan dan tentu saja hal ini berbeda dgn hub sosial. Terapeutik intimacy merupakan hub yg saling menolong (helping relationship), antara perawatklien. Hub ini dibangun untuk keuntungan klien, sementara hub sosial/ teman dirancang untuk memenuhi kebutuhan kedua belah pihak (Smith, 1992)Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Perbedaan antara social superficiality dan therapeutic intimacy: Coad Denton (Stuart &Sundeen,1995)Komponen HubSaling membuka diri

social superficialityBervariasi

therapeutic intimacyKlien: membuka diri Perawat:membuka diri untuk mendorong tujuan penanganan Diketahui oleh perawat dan klien Pribadi dan relevan untuk P&K Keterlibatan dan penggunaan dari pengetahuan langsung Saat ini Klien membagi perasaan dan diberi semangat oleh perawat Diakui penuh spesifik

Fokus dari percakapan Ketepatan dari topik Hub pengalaman &Topik

Tidak diketahui oleh peserta Sosial, bisnis, umum, interpersonal Ketidakterlibatan dan penggunaan dari pengetahuan yg tdk langsung Masa lalu dan masa depan Saling membagi perasaan yg tidak enek Tidak diakui Terbuka - tertutup

Orintasi waktu Penggunaan perasaan Penghargaan thd kebaikan individu Perpisahan/ terminasiAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Siapapun boleh menjadi terapeutik, karena akan bermanfaat dlm berinteraksi dgn siapa saja. Perawat kewajiban ( dalam praktek tidak mudah untuk membedakan antara hub profesional dan hub sosial, hal ini perlu dimengerti oleh tim kesehatan untuk dapat memberikan yankes yg profesionalAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

C. Manfaat menjadi terapeutik Masuk RS ingin sembuh

Semua komponen Yankes

Proses penyembuhanAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

D.Perawat terapeutik ??? Hub P-K merupakan pengalaman belajar, koreksi terhadap emosional klien. Kuncinya dengan penggunaan diri secara terapeutik Elemen yg diperlukan perawat ad: 1. kualitas personal pribadi perawat 2. fasilitas komunikasi 3. dimensi respon 4. dimensi tindakan 5. pilihan terapeutik 6. hasil terapeutik1 + 2 3 + 4 5 6

Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Ketrampilan tertentu dibutuhkan perawat untuk mencapai dan mempertahankan hubungan terapeutik. Ketrampilan ini menggabungkan ketrampilan verbal dan non verbal serta sikap dan perasaan dibalik sikap perawat.

Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Beberapa cara menghadirkan diri secara fisik : Berhadapan, : posisi ini saya siap mendengarkan saudara Mempertahankan kontak mata : menghargai pasien dan menyatakan keinginan untuk tetap berkomunikasi Membungkuk kearah pasien : menunjukkan keinginan untuk mendengarkan sesuatu dari pasienAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Mempertahankan sikap terbuka : keterbukaan untuk berkomunikasiDont do like this

Tetap rileks : dapat mengendalikan keseimbangan antara ketegangan dan relaksasi dalam meresponi pasien meskipun situasi kurang menyenangkanAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Kehadiran secara psikis dibagi dalam dua dimensi : 1. Dimensi Respon 2. Dimensi Tindakan

Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Komunikasi Non Verbal1. Isyarat Vokal : Tek , Kualitas,tertawa,irama,kecepatanmenggambarkan suasana emosi

2. Isyarat Tindakan : Semua gerakan tubuh, ekspresiwajah dan sikap tubuh,menggambarkan suasana hati

3. Isyarat Obyek : Digunakan scr sengaja /tidak , sep:benda pribadi.

4. Ruang : Isyarat tentang kedekatan hubungan 5. Sentuhan: Kom Paling Personal ptimbangan LP,Jenis hubungan, usia dan harapan .

Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Teknik komunikasi terapeutik : DiamMemberi kesempatan pada pasien untuk mengutarakan pikirannya, agar dia dapat mempertimbangkan atau memilih topik pembicaraan. Pada klien menarik diri, tehnik diam berarti perawat menerima klien. Misalnya : Klien : Saya jengkel kepada suami saya Perawat : Diam (memberi kesempatan klien) Klien : Suami saya selalu telat pulang kerja tanpa alasan yang jelas, kalau saya tanya pasti marahAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Lanjutan Tehnik Komunikasi......... Mendengar (Listening)Merupakan dasar dalam komunikasi. Memberi kesempatan lebih banyak pada klien untuk bicara. Perawat harus menjadi pendengar yang aktif dengan tetap kritis dan korektif bila apa yang disampaikan klien perlu diluruskan. Tujuan tehnik ini adalah memberi rasa aman klien dalam mengungkapkan perasaannya dan menjaga kestabilan emosi/psikologis klien Misalnya : Silahkan mengungkapkan semua perasaan saudara, saya akan mendengarkan di sini dengan baikAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Lanjutan Tehnik Komunikasi......... Pertanyaan terbuka Memberi kesempatan pada pasien menjawab dengan lebih luas dan mengungkapkan perasaannya sesuai kehendak klien tanpa membatasi, contoh : apa yang sedang saudara pikirkan? apa yang akan kita bicarakan hari ini?

Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Mengulangi( Restating) mengulangi isi pikiran atau ungkapan pasien untuk memperjelas arti pesan yang disampaikan pasien Klarifikasi dilakukan jika pesan yang disampaikan pasien belum jelas Fokusing membatasi area pembicaraanAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Presenting reality Exploring Giving recognition Assertive Mengekspresikan pikiran dan perasaan dengan tetap menghargai hak orang lainAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

Hambatan Komunikasi Yang Efektif : Reassuring (meyakinkan) Giving Approval Rejection Parroting Disapproving (Tidak menyetujui) AdvisingAdeleida Kaawoan, S.Kep,Ns

SEKIAN.

Adeleida Kaawoan, S.Kep,Ns