01 Satuan Besaran Fisika Vektor

of 20/20
1 Satuan, Besaran Fisika, Vektor
  • date post

    30-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    236
  • download

    7

Embed Size (px)

description

satuan besaran vektor

Transcript of 01 Satuan Besaran Fisika Vektor

  • Satuan, Besaran Fisika, Vektor

  • BesaranBesaran adalah bilangan yang digunakan untuk mendiskripsikan suatu fenomena fisika secara kuantitatif.

    Besaran terbagi menjadi 2, yaitu Besaran Pokok dan Besaran Turunan.

  • Besaran PokokBesaran pokok adalah besaran yang satuannya telah didefinisikan pada konferensi internasional mengenai berat dan ukuran.Satuan adalah acuan standar untuk hasil pengukuran.Besaran pokok beserta satuan-satuan dasar SI

  • Awalan-awalan dalam sistem metrik yang digunakan dalam SI

  • Besaran TurunanBesaran turunan adalah besaran-besaran lain yang diturunkan dari besaran pokok.Misal volume, massa jenis, kecepatan, gaya, usaha dll.

  • DimensiDimensi adalah salah satu bentuk deskripsi suatu besaran, misalnya: panjang memiliki dimensi [L], massa [M], dan waktu [T].

    Digunakan untuk menguji kebenaran suatu persamaan yang menunjukkan hubungan berbagai besaran fisis

  • PengukuranKetidakpastian disebut juga Galat (error)

    Terdapat 2 masalah, yaitu masalah Presisi dan Akurasi.

    Presisi (ketelitian) adalah derajat kepastian hasil pengukuran, biasanya tergantung pada pemilihan alat ukur yang digunakan. Alat ukur juga harus dikalibrasi dahulu sebelum digunakan.

    Akurasi (ketepatan) adalah seberapa tepat hasil pengukuran mendekati nilai yang sebenarnya. Misalnya 56,87 0,02 mm = 56,87(2) mm.

  • Pengukuran (lanjutan)Angka signifikan adalah akurasi yang ditulis dengan banyaknya angka-angka.

    Misalnya 4,92 mm, terdapat 3 angka signifikan, 2 digit pertama dapat dipastikan kebenarannya, digit terakhir tidak pasti (ketidakpastiannya 0,01 mm).

  • Vektor dan SkalarBesaran skalar = punya besar (nilai)

    Besaran vektor = punya besar (nilai) dan arah

    Besaran vektor berhubungan erat dengan perpindahan

    Ditulis dengan huruf tebal miring dengan anak panah diatasnya ( ).

  • Dua VektorMemiliki arah yang sama = sejajar (paralel)Memiliki besar dan arah yang sama = samaMemiliki besar sama tetapi arahnya berlawanan = negatifMemiliki arah yang berlawanan tidak peduli besarnya sama atau tidak = antisejajar (antiparalel)

  • Penjumlahan VektorGambar 1Gambar 2Gambar 3

  • Komponen VektorMemetakan suatu vektor searah dengan sumbu sistem koordinat Cartesian, yaitu sumbu x dan y.

  • Vektor SatuanMerupakan vektor yang memiliki besar 1, tanpa satuan.Ditulis dengan tanda ^ (topi).

  • Vektor Satuan (lanjutan)

  • Perkalian SkalarCara 1 :

  • Perkalian Skalar (lanjutan)Cara 2 :

  • Perkalian VektorCara 1 :

  • Perkalian Vektor (lanjutan)Cara 2 :

  • Perkalian Vektor (lanjutan)Cara 2 :

  • Perkalian Vektor (lanjutan)