008 012 SKKD Teknik Ketenagalistrikan

download 008 012 SKKD Teknik Ketenagalistrikan

of 25

  • date post

    02-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    65
  • download

    1

Embed Size (px)

description

SKKD teknik ketenagalistrikan SMK

Transcript of 008 012 SKKD Teknik Ketenagalistrikan

LAPORAN PELAKSANAAN TUGAS

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN

SEKOLAH MENENGAH KEJURUANBIDANG STUDI KEAHLIAN :TEKNOLOGI DAN REKAYASA

PROGRAM STUDI KEAHLIAN :TEKNIK KETENAGALISTRIKAN

KOMPETENSI KEAHLIAN :1.TEKNIK PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK (008)

2.TEKNIK DISTRIBUSI TENAGA ISTRIK (009)

3.TEKNIK TRANSMISI TENAGA LISTRIK (010)

4.TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK (011)

5.TEKNIK OTOMASI INDUSTRI (012)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSIKOMPETENSI DASAR

1. Menganalisis rangkaian listrik1.1 Mendeskripsikan konsep rangkaian listrik

1.2 Menganalisis rangkaian listrik arus searah

1.3 Menganalisis rangkaian listrik arus bolak-balik

1.4 Menganalisis rangkaian kemagnetan.

2. Menggunakan hasil pengukuran2.1 Mendeskripsikan konsep pengukuran besaran-besaran listrik2.2 Melakukan pengukuran besaran listrik

2.3 Menganalisis hasil pengukuran besaran besaran listrik.

3. Menafsirkan gambar teknik listrik3.1 Menerapkan standarisasi dan normalisasi gambar teknik ketenagalistrikan3.2 Menafsirkan gambar instalasi ketenagalistrikan industri

3.3 Menafsirkan gambar berbasis rele dan komputer.

4. Melakukan pekerjaan mekanik dasar4.1 Mendeskripsikan cara penggunaan peralatan tangan

4.2 Mendeskripsikan cara penggunaan peralatan mesin

4.3 Menggunakan peralatan tangan dan mesin untuk menyelesaikan pekerjaan mekanik listrik.

5. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)5.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

5.2 Melaksanakan prosedur K3.

B. KOMPETENSI KEJURUAN1. Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (008)STANDAR KOMPETENSIKOMPETENSI DASAR

1. Memahami sistem pembangkitan tenaga listrik sesuai dengan sumber energi yang tersedia1.1 Memahami konsep penggerak mula (prime mover) dalam sistem pembangkitan tenaga listrik

1.2 Mengidentifikasi jenis-jenis energi sebagai penggerak mula

1.3 Mengklasifikasikan pembangkit tenaga listrik berdasarkan kapasitas dan konsep konversi energi

2. Mengoperasikan generator unit pembangkit2.1 Memahami konsep pengoperasian generator pembangkit

2.2 Mengoperasikan unit generator pembangkit

2.3 Melakukan pencatatan pengontrolan parameter operasional generator.

3. Melakukan pengaturan tegangan dan frekuensi operasional generator pembangkit3.1 Menjelaskan pengaturan tegangan dan frekuensi unit generator pembangkit

3.2 Menjelaskan batasan pengaturan tegangan kerja generator

3.3 Menjelaskan batasan pengaturan kecepatan/frekuensi operasional generator

3.4 Meelaksanakan pengaturan tegangan dan frekuensi operasional generator.

4. Melakukan pengaturan beban pada unit generator pembangkit4.1 Menjelaskan pengaturan beban pada unit generator

4.2 Menjelaskan pengaturan beban sesuai dengan karakteristik pembebanan unit generator pembangkit

4.3 Melakukan kerja paralel unit generator pembangkit.

5. Menanggulangi gangguan operasional unit generator pembangkit5.1 Mengidentifikasi gangguan pada unit generator pembangkit

5.2 Mengklasifikasi jenis gangguan unit generator pembangkit

5.3 Memperbaiki gangguan unit generator pembangkit.

6. Mengoperasikan PLC pada sistem operasi unit generator pembangkit6.1 Memahami operasional PLC pada unit generator pembangkit

6.2 Menggunakan parameter operasional (program) pengoperasian unit generator pembangkit berbasis PLC

6.3 Menggunakan PLC untuk pengoperasian unit generator pembangkit secara otomatis.

7. Mengoperasikan SCADA sistem pengoperasian unit generator pembangkit7.1 Menjelaskan operasional SCADA

7.2 Menggunakan SCADA dalam pengoperasian unit generator pembangkit secara otomatis.

8. Memelihara baterai8.1 Mendeskripsikan standar karakteristik operasional baterai

8.2 Menjelaskan teknik pemeliharaan baterai

8.3 Memeriksa baterai sesuai dengan karakteristik operasional baterai

8.4 Melakukan pengisian baterai (bateray charging).

9. Menggunakan instrumen kontrol9.1 Mengklasifikasikan alat ukur kontrol

9.2 Menjelaskan teknik pemeliharaan alat ukur kontrol pembangkit

9.3 Mendeskripsikan standar operasi normal instrumen kontrol

9.4 Mengkalibrasi instrumen kontrol9.5 Mengoperasikan instrumen kontrol.

10. Memasang proteksi pembangkit10.1 Memahamipemeliharaan proteksi

10.2 Memahamistandar pemutusan proteksi

10.3 Menguji proteksi pembangkit

10.4 Mengatur setting proteksi pembangkit.

11. Menguji switch gear11.1 Mengoperasikan switch gear berdasarkan fungsi operasionalnya

11.2 Memahami pemeliharan switch gear11.3 Melakukan penyetelan switch gear11.4 Melakukan pengetesan operasional switch gear.

12. Menguji DC power dan peralatan rectifier12.1 Memahami pemeliharaan DC power dan peralatan rectifier12.2 Memahami standar operasional DC power dan peralatan rectifier12.3 Mengukur tegangan dan arus DC power sesuai dengan karakteristik kebutuhan DC power unit pembangkit.

13. Menguji unit generator pembangkit13.1 Memahami pemeliharaan generator pembangkit 13.2 Mengklasifikasikan generator berdasarkan fungsi dan karakteristik operasional generator pembangkit

13.3 Memahamiparameter standar pengujian generator

13.4 Mengukur tahanan isolasi unit generator pembangkit.

14. Memasang peralatan proteksi14.1 Menjelaskan cara pemasangan peralatan proteksi pada sistem pembangkit14.2 Merancang pemasangan peralatan proteksi pada sistem 14.3 Melakukan pemasangan peralatan proteksi.

15. Memasang peralatan kontrol unit generator pembangkit berbasis relay15.1 Memahami pemasangan peralatan kontrol unit generator pembangkit berbasis relay 15.2 Merencanakan pemasangan peralatan kontrol unit generator berbasis relay

15.3 Melakukan pengawatan peralatan kontrol berbasis relay.

16. Memasang peralatan kontrol unit generator pembangkit berbasis PLC/SCADA16.1 Memahami pemasangan peralatan kontrol unit generator pembangkit berbasis PLC/SCADA 16.2 Merencanakan pemasangan peralatan kontrol unit generator berbasis PLC/SCADA 16.3 Melakukan pengawatan peralatan kontrol berbasis PLC/SCADA.

17. Memasang panel listrik pembangkit17.1 Memahami pemasangan panel pembangkit

17.2 Mengklasifikasikan panel pembangkit tenaga listrik berdasarkan fungsi pelayanan

17.3 Merencanakan pemasangan peralatan dan pengawatan panel unit generator 17.4 Memasang komponen dan pengawatan panel.

18. Memasang unit generator pembangkit18.1 Memahami pemasangan unit generator pembangkit

18.2 Memahami standar pemasangan unit generator

18.3 Melakukan pemasangan stator dan rotor generator.

18.4 Melakukan pemasangan exciter18.5 Melakukan pemasangan dan penyambungan kabel daya pada terminal generator dan switch gear.

2. Teknik Distribusi Tenaga Listrik (009)STANDAR KOMPETENSIKOMPETENSI DASAR

1. Memasang alat pengukur dan pembatas (APP)1.1 Menjelaskan cara kerja APP

1.2 Menyiapkan peralatan dan bahan pemasangan APP

1.3 Memasang APP fasa tiga pengukuran langsung

1.4 Memasang APP fasa tiga dengan transformator arus (TA) tegangan rendah (TR).

2. Memasang alat ukur2.1 Menjelaskan cara kerja alat pengukur fasa tiga tegangan menengah

2.2 Menyiapkan peralatan dan bahan pemasangan alat pengukur fasa tiga tegangan menengah2.3 Memasang alat bantu pengukuran 2.4 Memasang rele arus lebih untuk pembatas daya.

3. Memasang saluran tegangan rendah3.1 Menjelaskan cara pemasangan saluran kabel tegangan rendah3.2 Menyiapkan peralatan dan bahan pemasangan saluran tegangan rendah 3.3 Memasang kabel dan konektor saluran udara tegangan rendah (SUTR)3.4 Memasang peralatan hubung bagi tegangan rendah (PHBTR)3.5 Memasang saluran udara tegangan rendah (SUTR)3.6 Memasang instalasi pembumian.

4. Memasang saluran tegangan menengah4.1 Menjelaskan cara pemasangan saluran kabel tegangan menengah (SKTM)

4.2 Menyiapkan peralatan dan bahan pemasangan saluran tegangan menengah

4.3 Memasang saluran kabel dan saluran udara tegangan menengah (SUTM)4.4 Memasang kotak sambung dan kotak ujung saluran kabel tegangan menengah

4.5 Memasang peralatan penghubung/ pemisah 4.6 Memasang kotak ujung dan kotak sambung saluran kabel udara tegangan menengah

4.7 Memasang indikator gangguan tanah.

5. Mengoperasikan sambungan pelanggan5.1 Memahami sambungan pelanggan

5.2 Menerapkan prosedur pengoperasian5.3 Mengoperasikan sambungan pelanggan5.4 Memeriksa hasil pengoperasian.

6. Mengoperasikan saluran kabel tegangan rendah dan opstig tegangan rendah baru6.1 Memahami operasional saluran kabel tegangan rendah (SKTR) dan opstig tegangan rendah baru6.2 Menerapkan prosedur pengoperasian6.3 Mengoperasikan SKTR dan kabel optik baru6.4 Memeriksa hasil pengoperasian.

7. Mengoperasikan peralatan hubung bagi tegangan rendah baru7.1 Memahami operasional peralatan hubung bagi tegangan rendah baru

7.2 Menerapkan prosedur pengoperasian7.3 Mengoperasikan PHB-TR

7.4 Memeriksa hasil pengoperasian.

8. Mengoperasikan semi automatic change over pada jaringan tegangan rendah8.1 Memahami pengoperasian change over semi automatic pada jaringan tegangan rendah8.2 Menerapkan prosedur pengoperasian

8.3 Mengoperasikan SACO8.4 Memeriksa hasil pengoperasian.

9. Mengoperasikan saluran udara dan saluran kabel tegangan rendah ( SUTR )9.1 Memahami saluran udara dan saluran kabel tegangan rendah (SUTR)

9.2 Menerapkan prosedur pengoperasian

9.3 Mengoperasikan SUTR baru

9.4 Memeriksa hasil pengoperasian.

10. Memperbaiki gangguan pada sistem alat pembatas dan pengukur10.1 Memahami jenis gangguan pada sistim alat pembatas dan pengukur

10.2 Melaksa